Arti Kalimat Langsung dan Kalimat Tak Langsung

Bahasa 0
kalimat1

kalimat langsung&tak langsung

Kalimat adalah bagian terkecil ujaran yang mengungkapkan pikiran yang utuh secara ketatabahasaan. Ada beberapa kalimat  dalam tatanan bahasa Indonesia diantaranya kalimat langsung dan kalimat tidak langsung.

Kalimat langsung

Kalimat langsung adalah kalimat yang secara cermat dengan menirukan apa yang diujarkan orang. Kalimat berita yang memuat peristiwa atau kejadian dari sumber lain dengan langsung menirukan, mengutip atau mengulang kembali  ujaran dari sumber tersebut itu yang dinamakan kalimat langsung.

Adapun ciri dari kalimat langsung adalah (1)Bertanda petik dalam bahasa tertulis, (2) Intonasi: bagian kutipan bernada lebih tinggi dari bagian lainnya, (3) Berkemungkinan susunan : pengiring/kutipan, kutipan/pengiring, kutipan/pengiring/kutipan, (4) Penulisan huruf awal kutipan dengan huruf kapital pada susunan cara ke-1, ke-2, dan kutipan pertama cara ke-3, (5)  Bagian kutipan ada yang berupa kalimat tanya, kalimat berita, atau kalimat perintah.

Contoh :

  1. Ibu menyuruh, “Antarkan surat ini ke kantor Bapak!” (pengiring/kutipan).
  1. “Ayo, masuk satu-satu” gertak polisi kepada dua orang penjahat yang baru saja tertangkap. (kutipan/pengiring).
  1. “Siapakah aktor bom Bali itu?” tanya wartawan kepada Kadispen Polri. (kutipan/pengiring).
  1. “Dik, kau dipanggil Ibu” kata Lina, “ disuruh makan.” (kutipan/pengiring/kutipan).

Kalimat tidak langsung

Kalimat tidak langsung adalah kalimat yang melaporkan apa yang diujarkan orang atau diungkapkan oleh orang lain. Wujudnya berupa kalimat berita yang memuat peristiwa atau kejadian dari sumber lain yang diubah susunannya oleh penutur, tidak menirukan atau tidak mengucapkan lagi langsung dari sumber lain itu.

Sedangkan ciri-ciri kalimat tidak langsung adalah (1) Tidak menggunakan tanda petik, (2) Intonasi mendatar dan menurun pada akhir kalimat, (3) Pelaku yang dinyatakan pada isi kalimat langsung mengalami perubahan, yakni: (kata ganti orang ke-1 menjadi orang ke-3, kata ganti orang ke-2 menjadi orang ke-1, kata ganti orang ke-2 jamak atau kita menjadi kami atau mereka, sesuai dengan isinya). (4) Berkata tugas: bahwa, agar, sebab, untuk, supaya, tentang, dan sebagainya, dan (5) Bagian kutipan semuanya berbentuk kalimat berita.

Contoh :

  1. Ibu menyuruhku untuk mengantarkan surat ini ke kantornya.
  2. Polisi menggertak dua orang penjahat yang baru saja tertangkap agar mereka masuk satu per satu.
  3. Wartawan bertanya kepada Kadispen Polri tentang siapa-siapa yang menjadi biang aktor bom Bali itu.
  4. Lina berkata kepada kakaknya bahwa ia dipanggil ibu untuk makan.

Demikian pembahasan singkat tentang kalimat langsung dan kalimat tidak langsung semoga menjadi bahan pengetahuan, menambah wawasan serta pengetahuan dan memperkaya keilmuan kita.

Tags:

author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply