Cara Menulis Daftar Pustaka

Bahasa 0

Daftar Pustaka adalah sebuah daftar yang berisi judul buku, artikel, atau bahan-bahan penerbitan lainnya, yang mempunyai pertalian dengan sebuah tulisan. Daftar Pustaka disebut juga bibliografi. Bagian ini mencantumkan sumber-sumber yang digunakan sebagai acuan dalam penulisan.

Dalam dunia tulis menulis istilah daftar pustaka bukan merupakan hal yang asing lagi, namun yang jadi permasalahan adalah cara penulisan yang benar. Kesalahan yang sering dialami dalam menulis daftar pustaka adalah ketika pemberian tanda baca. Untuk memudahkan penulisan daftar pustaka maka gunakanlah rumus sebagai berikut N.T.J.K:P.

daftar pustaka

Cara Menulis Daftar Pustaka

Di bawah ini adalah contoh cara penulisan daftar pustaka yang diambil dari buku :

Nama Pengarang

Jika nama pengarang buku terdiri dari dua kata atau lebih, kata kedua (terakhir) harus didahulukan diikuti tanda koma dan akhir kata terakhir diikuti tanda titik.

Contoh  : Hendri Guntur Tarigan = Tarigan, Hendri Guntur.

Jika nama pengarang buku terdiri dari dua orang  maka semua nama pengarangnya dituliskan. Kata terakhir pada nama pengarang pertama harus didahulukan diikuti tanda koma dan pada nama pengarang kedua tetap ditulis seperti aslinya tanpa kata terakhir nama pengarang tersebut didahulukan diikuti tanda titik.

Contoh  : Hendri Guntur Tarigan dan Kissumi Dwiyananingsih  = Tarigan, Hendri Guntur dan Kissumi Dwiyananingsih.

Jika nama pengarang buku lebih dari tiga orang (banyak), maka penulis pertama (Utama) yang dicantumkan dengan ketentuan kata terakhir nama pengarang pertama didahulukan diikuti tanda koma dan kata dkk.(dan kawan-kawan) diakhiri tanda titik.

Contoh  : Hendri Guntur Tarigan, Kissumi Dwiyananingsih, Maryati Sutopo  = Tarigan, Hendri Guntur, dkk.

Jika nama pengarang buku tersebut memiliki gelar di depan maka gelar tersebut di tulis di belakang.

Contoh  : Dra. Maryati Sutopo  = Sutopo, Maryati, Dra.

Tahun Terbit Buku

Tahun terbit buku diikuti tanda titik

Contoh  : 1997.

Judul Buku

Penulisan judul buku dicetak miring, setelah judul diberi tanda titik.

Contoh  : Mencari Kedamaian.

Kota Terbit

Kota diterbitkannya buku, diikuti tanda titik dua

Contoh  : Jakarta:

Nama Penerbit

Nama penerbit buku diikuti tanda titik.

Contoh  : Bina Reka Pariwara.

Penulisan Daftar Pustakanya :

Dwiyananingsih, Kissumi. 1997. Mencari Kedamaian. Jakarta : Bina Rena Pariwara.

Daftar pustaka ditulis berdasarkan  urutan alfabet nama belakang penulis. Daftar pustaka ditulis dengan spasi tunggal. Antara satu pustaka dengan pustaka yang lainnya (berikutnya) diberi jarak spasi satu setengah. Baris pertama rata kiri dan apabila tidak cukup satu baris maka baris kedua menjorok ke dalam.

Tags:
Rate this article!
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply