Ciri Prosa Baru : Lukisan, Essay, dan Kritik

Artikel, Sastra 0
essay

Prosa baru : lukisan,essay, kritik

Sebagaimana kita ketahui bahwa prosa baru itu terdiri dari beberapa jenis diantaranya : lukisan, essay, dan kritik atau kecaman.

Lukisan

Lukisan adalah suatu cerita atau karangan yang berisi lukisan tentang keadaan, kejadian dan perbuatan orang-orang yang berlangsung dalam suatu periode peristiwa. Di bawah ini adalah contoh yang tergolong lukisan :

  1. Surabaya
  2. Corat-coret di bawah tanah

Semuanya  terdapat di dalam sebuah kumpulan buku yang ditulis seorang penyair yang bernama Idrus yakni Dari Ave Maria ke Jalan lain ke Roma.

Essay

Essay adalah tak lain dari karangan yang berisi kupasan atau pertimbangan mengenai suatu faham, ideologi, pengetahuan, kesenian, kebudayaan, atau tentang suatu peri kehidupan yang lain. Contohnya :

  1. Revolusi dan Kebudayaan, oleh Adinegoro.
  2. Polemik Kebudayaan, oleh Achdiat Kartamihardja.
  3. Kesusastraan Indonesia Modern dalam Kritik dan Essay, oleh B. Jassin.

Kritik atau Kecaman

Kritik atau kecaman adalah karangan yang memberikan pandangan-pandangan atau pertimbangan-pertimbangan tentang suatu ciptaan atau karya atau hasil karya seni. Sebagai misal karya sastra. Kritikus Kesusastraan Indonesia yang sangat terkenal adalah Prof. Dr. A. Teeuw dan H.B. Jassin. Di bawah ini adalah karangan yang berupa atau yang bersifat kritik antara lain :

  1. Pokok dan Tokoh, oleh Prof. Dr. A. Teeuw
  2. Kesusastraan Indonesia dimasa Jepang, oleh H.B. Jassin
  3. Beberapa Faham Angkatan ’45, oleh Aoh Kartamihardja.
  4. Cerita Pendek Indonesia, oleh Ajip Rosidi.

Itulah pembahasan secara singkat tentang jenis-jenis prosa baru dan modern, semoga bermanfaat dan menambah wawasan.

Tags:
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply