Contoh Homonim dan Polisemi

Bahasa 0
homonim polisemi

Contoh Homonim dan Polisemi

Homonim

Dalam Teks Pembukaan UUD 1945 ada kalimat : Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu  ialah hak segala bangsa. Bandingkan denga kalimat berikut : Parli akan mengganti hak sepatunya yang telah rusak.

Kata hak dalam kedua kalimat di atas memiliki makna yang berbeda. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia hak memiliki dua kelompok makna :

hak (1) berarti, milik; kepunyaan; wewenang; kekuasaan.

hak (2) berarti, telapat sepatu pada bagian tumit.

 

Kata hak (1) dan hak (2) sebenarnya adalah dua kata  yang berbeda dan memiliki makna yang berbeda pula, tetapi mempunya bentuk yang sama. Bentuk kata yang semacam itu yang dinamakan homonim. Contoh lain homonim : bisa, genting, kopi, arak, pukul, tanggal, atau buku, dll .

  1. Nyawanya masih bisa diselamatkan meskipun terkena bisa ular yang berbahaya.

( bisa =dapat dan bisa=racun ).

  1. – Kondisi pasien itu benar-benar genting. (=gawat)

_ genting rumah itu sudah banyak yang bocor. (=atap)

Polisemi

Polisemi berasal dari kata poly = banyak dan sema= makna adalah satu kata yang memiliki beberapa makna. Makna 1 makna 2 dan makna 3 masih berdekatan atau masih tampak adanya hubungan. Polisemi lahir karena adanya perluasan makna sebuah kata atau karena adanya makna konotasi yang melekat pada kata tersebut. Kata-kata seperti : kepala, jatuh, korban, larut, lahir adalah contoh polisemi.

Kata kepala mempunyai makna (1) bagian tubuh di atas leher (2) bagian yang utama atau pemimpin. Kedua makna tersebut menjelaskan suatu hubungan yang erat. Kepala pada makna (1) mempunyai sifat yang sama dengan kepala pada makna (2). Itu sebabnya kata kepala disebut polisemi.

  1. – Kepala korban terluka parah karena membentur pohon. (= bagian tubuh di atas leher).
  • Kepala bagian pemasaran itu mengalami kecelakaan. (=pimpinan)
  1. – Pandi terjatuh dari pohon mangga. (= turun ke bawah dengan cepat)
  • Banyak petani mengeluh karena harga gabah (=turun harga)

Artikel menarik lainnya :

Tags:
Rate this article!
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply