Kata Tugas : Partikel -kah, -lah, pun, -tah

Bahasa 0

Bahasa Indonesia itu sangat kaya dan beragam dalam jenis katanya. Salah satu jenis kata yang perlu diketahui adalah kelompok kata tugas. Kata tugas hanya memiliki arti gramikal. Artinya makna suatu kata tugas ditentukan bukan oleh kata itu secara lepas, tetapi oleh kaitannya dengan kata lain dalam frasa atau kalimat.

Salah satu kelompok kelas kata tugas adalah berupa klitika, karena selalu dilekatkan pada kata yang mendahuluinya. Ada empat partikel yakni –kah, -lah, pun, -tah.

partikel

Kata Tugas Partikel -lah,-kah,-tah,pun

 

Partikel –kah

Partikel –kah kadang bersifat manasuka dan kadang wajib, bergantung pada macam kalimatnya. Kaidah pemakainnya sebagai beriku :

  1. Partikel –kah membentuk kalimat tanya.

Contoh ; Diakah yang akan datang?

(bandingkan : Dia yang akan datang.)

  1. Jika dalam kalimat tanya sudah ada kata tanya seperti apa, di mana, bagaimana, maka –kah bersifat mana suka. Pemakain –kah menjadikan kalimatnya lebih formal dan halus.

Contoh : Ke manakah anak-anak pergi

  1. Jika dalam kalimat tidak ada kata tanya, maka –kah akan meperjelas bahwa kalimat itu adalah kalimat tanya. Kadang urutan katanya dibalik.

         Contoh : Haruskah aku yang mulai dahulu ?

Partikel –lah

Partikel –lah dipakai dalam  kalimat perintah atau kalimat berita. Kaidah pemakainnya adalah :

  1. Dalam kalimat perintah, -lah dipakai untuk menghaluskan nada perintahnya.

Contoh : Pergilah sekarang, sebelum hujan turun.

  1. Dalam kalimat berita, -lah dipakai untuk memberikan tegasan yang sedikit keras.

Contoh : Cara seperti itu tidaklah pantas.

Partikel pun

Partikel pun hanya dipakai dalam kalimat berita. Pemakiannya adalah sebagai berikut ;

  1. Pun dipakai u tuk mengeraskan arti kata yang diiringinya. Dalam tulisan, pun dipisahkan dari kata di depannya.

Contoh : Mereka pun akhirnya setuju dengan usulan kami

Partikel pun pada konjungsi ditulis serangkai, jadi ejaannya walaupun, meskipun, adapun, sekalipun, biarpun, dan sungguhpun.

  1. Dengan arti yang sama di atas, pun sering pula dipakai bersama –lah

Contoh : Tidak lama kemudian hujan pun turunlah dengan derasnya.

Partikel –tah

Partikel –tah dipakai dalam kalimat tanya, tetapi sipenanya sebenarnya tidak mengharapkan jawaban. Seolah-olah hanya bertanya-tanya pada diri sendiri tentang hal yang dikemukannya. Partikel –tah itu banyak dipakai dalam satra lama, tetapi tidak banyak dipakai lagi pada zaman sekarang.

Contoh : apatah artinya hidup ini tanpa kehadiran engkau di sisiku.

Artikel menarik lainnya :

Tags:
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply