Aliran dalam Sastra Indonesia

Sastra 0
aliran sastra

Aliran Sastra Indonesia Romantisme

Pengertian Aliran  Sastra

Aliran sastra adalah merupakan sikap, pandangan hidup, atau haluan pendapat yang menjadi pedoman pengarang dalam mendasari karyanya. Pada dasarnya aliran sastra dibagi menjadi dua golongan yaitu realisme dan ekspresionisme.

Jenis Aliran Sastra

A. Aliran Realisme

Aliran realisme adalah aliran sastra yang melukiskan suatu peristiwa menitikberatkan pada kenyataan. Sebagai contoh Heiho, Kota Harmoni. Aliran yang tergolong pada aliran realisme adalah sebagai berikut :

Impresionisme

Adalah aliran dalam karya sastra yang hanya melukiskan kesan secara sesaat terhadap suatu objek. Contoh Stasiun Tugu (Puisi) karya Taufik Ismail, Candi (Puisi) karya Sanusi Pane.

Naturalisme

Adalah aliran yang melukiskan keadaan yang sebenarnya, tetapi lukisan itu cenderung ke hal-halyang buruk. Contoh Belenggu (Roman) karya Armijn Pane, Jalan Tak Ada Ujung (Novel) karya Mochtar Lubis.

Neonaturalisme

Adalah aliran karya sastra yang berusaha melukiskan kenyataan hidup secara objektif, baik hal-hal yang buruk maupun hal-hal yang baik. Contoh Tak Putus Dirundung Malang (Novel) karya Sutan Takdir Alisjahbana, Andang Teruna (Novel) karya Sutomo Djauhar Arifin.

Determinisme

Adalah aliran karya sastra tentang paksaan nasib.  Nasib seseorang dipengaruhi oleh kehidupan orangtuanya (mewarisi keturunan). Contoh Azab dan Sengsara (Novel).

B. Aliran Ekspresionisme

Adalah aliran sastra yang diungkapkan dalam suatu pernyataan jiwa pengarang, seperti cinta, benci, dan rasa kemanusian. Contoh puisi Aku karya Chairil Anwar, puisi 1943 karya Chairil Anwar. Yang tergolong aliran ini adalah :

Romantisme

Adalah aliran dalam sastra yang mengutamakan lukisan rasa keharuan dan keindahan. Lukisannya mengandung perasaan yang berlebihan  sehingga sering menggambarkan hal yang muluk. Contoh Hikayat Si Miskin, Siti Nurbaya karya Marah Rusli.

Romantis Realistis

Adalah aliran sastra yang menggabungkan dua aliran sastra yang terdapat dalam suatu karya sastra yaitualiran romantik dan realisme. Contoh RadioMasyarakat karya Rosian Anwar, Darah Laut karya H.B. Jassin.

Romantik Idealistis

Adalah aliran karya sastra yang menggabungkan aliran sastra romantik dan idealistis. Contoh Layar Terkembang karya Sutan Takdir Alisjahbana, Citra karya Usmar Ismail.

Idealisme

Adalah aliran sastra yang melukiskan cita-cita dan bayangan masa depan yang indah. Contoh Layar Terkembang karya Sutan Takdir Alisjahbana, Pertemuan Jodoh karya Abdul Muis.

Mistisme

Adalah aliran sastra yang bernafaskan tentang ketuhanan. Contoh Kekasih Abadi karya Bahrun Rangkuti, Keadilan Ilahi karya HAMKA.

Simbolisme

Adalaha aliran karya sastra yang melukiskan sesuatu dengan lambang-lambang. Contoh Tinjaulah Dunia Sana (Cerpen) karya Maria Amin, Dengar Keluhan Pohon Mangga (Cerpen) karya Maria Amin.

Surealisme

Adalah aliran karya sastra yang melukiskan kenyataan hidup yang bersifat realistis karena sudah dipadukan  dengan perasaan dan angan-angan pengarang. Contoh Tak Ada Esok (Novel) karya Mochtar Lubis, Jalan Tak Ada Ujung (Novel) karya Mochtar Lubis.

Psikologisme

Adalah aliran karya sastra yang mengutamakan lukisan tentang jiwa pelaku cerita. Contoh Atheis karya Achdiat Kartamiharja, Harimau! Harimau! Karya Mochtar Lubis.

Demikian pembahasan artikel mengenai aliran-aliran dalam karya sastra , semoga dapat menambah wawasan dan bermanfaat.

 

 

Artikel menarik lainnya :

Tags:
Rate this article!
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply