Musikalisasi Puisi

Sastra 0
musikal

Musikalisasi Puisi

Puisi merupakan karya seni. Seperti karya seni lainnya, puisi mengandung unsur keindahan yang dibangun dari penggunaan bahasa. Keindahan bahasa puisi terletak dalam rima, irama, pilihan kata, dan penggunaan gaya bahasa. Melalui sarana bahasa, penulis puisi menyampaikan gagasan dan pesan-pesan yang bermakna bagi kehidupan manusia.

Selain dibacakan, puisi juga dapat ditampilkan dengan menyertakan unsur seni musik. Sebuah puisi yang dinyanyikan dan diiringi dengan musik disebut musikalisasi puisi.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Musikalisasi puisi adalah hal menjadikan sesuatu dalam bentuk musik. Dengan demikian musikalisasi puisi adalah hal menjadikan puisi dalam bentuk musik.

Kalau dilihat dari makna tadi, musikalisasi puisi dapat juga dimaknai pemusikan sebuah puisi. Berdasarkan makna tersebut dapat ditafsirkan bahwa musikalisasi puisi adalah (1) puisi yang dibacakan sambil diiringi dengan alunan musik dari alat musik; (2) puisi yang dilagukan sambil diiringi dengan alunan musik dari alat musik.

Antara karya atau ciptaan musikalisasi puisi dan lagu memang sangat tipis perbedaannya. Perbedaannya adalah dalam penggunaan lirik. Lirik yang digunakan dalam musikalisasi puisi pasti selalu puitis karena berasal dari lirik puisi, sedangkan lirik yang digunakan dalam sebuah lagu belum tentu puitis karena dibuat sendiri oleh seorang pencipta lagu yang belum tentu dapat menciptakan lirik yang puitis.

Perbedaan lain yakni dalam proses penciptaan. Proses penciptaan lagu dimulai dari nada dan irama musik terlebih dahulu kemudian penciptaan lirik. Sedangkan dalam penciptaan musikalisasi puisi justru sebaliknya. Pencitaannya diawali dari lirik puisi kemudian nada dan irama musik yang disesuaikan dengan lirik puisi tersebut.

Hal yang dapat membedakan antara musikalisasi puisi dan sebuah lagu adalah dari jenis alat musik yang digunakan. Pada lagu umumnya menggunakan alat musik modern untuk mengiringi lirik lagu, sedangkan dalam musikalisasi puisi alat musik yang digunakan kerap diselingi denganalat musik etnik yang sangat jarang digunakan dalam lagu-lagu biasa.

Secara umum musikalisasi puisi tidak memiliki perbedaan dengan sebuah lagu. Keunggulan yang paling menonjol dari sebuah musikalisasi puisi adalah lirik lagu yang sarat akan makna. Lirik dalam musikalisasi puisi memiliki makana yang sangat dalam karena menggunakan bahasa piguratif sebagai ciri khas puisi. Apalagi kalau diringi dengan alat musik etnik yang beraneka ragam akan menjadi khas dan variatif serta menambah kepuitisan.

Keberadaan musikalisasi puisi kini sudah semakin dikenal luas. Bahkan para pelajar mulai dari tingkat Sekolah Menengah Pertama sudah bermusikalisasi puisi di sekolah mereka. Sudah banyak digelar pula festival atau lomba-lomba musikalisasi puisi bagi kalangan pelajar.

Musikalisasi puisi sebenarnya bukan barang baru karena konsep dasar musikalisasi puisi sudah dikenalkan oleh musisi-musisi di Indonesia yang bekerja sama dengan para penyair dan pengarang yang bergelut dalam dunia sastra khususnya puisi. Seperti halnya Sapardi Djoko Darmono  telah merampungkan album musikalisasi puisi yakni Hujan Dalam Komposisi dan Hujan Bulan Juni. Begitu pula Emha Ainun Najib (Kyai Kanjeng Yogyakarta) pernah merilis Kado Tombo Ati. Emha pun pernah kerja bareng dengan musisi Franky Sahilatua menggarap album Perahu Retak.

Tidak ketinggalan kelompok musik Kantata Takwa bekerja sama dengan W.S. Rendra dalam album mereka. Begitu pula Kelompok Bimbo kerap bekerja sama dengan penyair Taufik Ismail dalam beberapa albunya, khususnya album lagu-lagu yang bertemakan keagamaan atau religius. Demikian semoga bermanfaat.Terima kasih.

Artikel menarik lainnya :

Tags:
Rate this article!
Musikalisasi Puisi,5 / 5 ( 1votes )
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply