Kelompok Belajar (Kober) Al Hidayah Dusun Cikancah

Berita, Lokal 0
 PAUD Kober Al Hidayah Dusun Cikancah

Para Guru dan Anak Didik Kober Al Hidayah Dusun Cikancah, Desa Bunter (do. ws78)

(Cikancah-Cyber) – Kelompok Belajar Al Hidayah Dusun Cikancah Desa Bunter mengajak anak didiknya untuk berdarmawisata ke daerah Jalatrang, Cipaku Kab. Ciamis pada hari Minggu 24 April 2016. Keceriaan anak-anak PAUD Kober Al Hidayah yang terdiri dari kelompok usia 2-4 dan 4-5 tahun ini terlihat sejak keberangkatan ke tempat tujuan.

Program wisata ini digagas bukan hanya untuk bermain saja, tetapi lebih mengenalkan anak-anak usia dini pada lingkungan, sosialisasi dengan lingkungan yang baru dan belajar mengenal dunia luar serta meningkatkan kerjasama diluar kelas yang selama ini rutin mereka ikuti dari hari Senin sampai Kamis. Dalam pelaksanaanya darmawisata juga tetap dimasukan agenda belajar bagi anak-anak dengan sejumlah permainan dengan media yang berbeda.

Program Belajar dan Bermain

Menurut Ketua dari Kelompok Belajar Al Hidayah Dusun Cikancah Ibu Nani dan didampingi dua guru pengajar seharusnya tiga (Ibu Nia berhalangan) yakni Ibu Lilis Herliasih dan Ibu Henny “Program ini bukan jalan-jalan semata tetapi masih dalam koridor proses belajar bagi anak-anak usia dini, namun medianya saja yang lain dan intinya menjaga kondisi mental anak-anak supaya tidak jenuh” ujarnya ditemui disela-sela acara di kolam renang.

Masih menurut Ketua dan Guru Pendidik Kober Al Hidayah, mereka berharap program-program yang sedang disusun untuk tahun ajaran yang baru dapat lebih banyak menarik anak-anak usia 2-5 tahun untuk bergabung. Terlihat dari penataan ruang kelas yang baru, lebih bersih, dan sedang mengembangkan 2 kelas lagi untuk menunjang proses belajar mengajar dilingkungan Kober Al Hidayah. Untuk alat peraga pun sedikit demi sedikit sedang dilengkapi supaya memenuhi standar bagi Kelompok Belajar sesuai dengan tingkatan usia.

Target dan Program Kober Al Hidayah

Dari segi pendidiknya Kober Al Hidayah mengejar kesetaraan dan ketentuan yang berlaku itu terlihat dengan dua orang guru pendidiknya yang melanjutkan Kuliah lagi, dan ini merupakan wujud keseriusan dari Kober Al Hidayah. Kalau dilihat dari segi manajemen pun terlihat ada perubahan, dengan dibentuknya atau dipilihnya kembali pengurus yang baru diharapkan kinerja dan fungsi dari pendidikan Usia Dini di Kelompok Belajar Al Hidayah ini dapat lebih meningkat dan lebih profesional yang nantinya tidak ada peran ganda antara guru pendidik dengan urusan manajemen.

Dari segi pembiayaanpun Kober Al Hidayah sudah membuat perencanaan untuk tahun ajaran baru, jadi bagi orang tua yang ingin memasukkan anaknya ke Kober Al Hidayah bisa melihat kisaran anggaran yang diperlukan sejak awal masuk dan itu bisa menjadi bahan pertimbangan bagi orang tua. Kober Al Hidayah nantinya akan menekan pembiayaan yang bersumber dari orang tua anak dan telah dicarikan altenatif pendanaan demi berlangsungnya proses belajar bagi seluruh anak didik Kober AL Hidayah.

Alasan Kenapa Harus Masuk Kober Al Hidayah

Ketua dan Para Pengurus Kober Al Hidayah mengajak  “Mari ajak anak-anak yang memang sudah masuk kategori dalam kelompok belajar untuk masuk ke Kober Al Hidayah, dan hilangkan pikiran tentang pendanaan yang memberatkan orang tua karena Kober Al Hidayah kedepannya sudah membuat perencanaan yang baik dan matang serta tidak memberatkan orang tua anak dengan tidak mengurangi dari  kualitas dan proses belajar mengajar bagi anak-anak”.

Kober Al Hidayah pun siap menjawab tantangan khususnya yang menyangkut dunia pendidikan bagi anak usia dini, tentunya dengan terus meningkatkan kualitas dari mulai pendidik sampai semua penunjang dan sarana lainnya guna mencapai target dan hasil yang terbaik bagi anak-anak didik yang bernaung dibawah Kober Al Hidayah. Dengan perkembangan zaman, perubahan sosial masyarakat serta alih teknologi yang sangat pesat tentunya merupakan tantangan tersendiri bagi para pengurus dan pendidik dalam menyesuaikan pola pendidikan kedepanya dan tentunya tetap berpegang kepada silabus atau kurikulum yang telah ditetapkan pemerintah.

Tags:

author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply