Beberapa Pendekatan dalam Kritik Sastra

Artikel, Bahasa 0
kritik sastra

Pendekatan dalam Kritik Sastra

Dengan berbagai cara kritik sastra pernah dikotak-kotakan baik menurut sifat, tujuan, sejarah, atau lingkungan sosial geografis. Hal itu memperlihatkan bagaimana para kritikus sastra mencoba mendekati sastra melalui berbagai cara dan jalan. Namun hal itu tidaklah semua pendekatan itu bersifat mutlak dan berdiri sendiri, satu dengan yang lainnya saling berhubungan. Di bawah ini adalah beberapa pendekatan kritik sastra.

1. Pendekatan Mimesis

Adalah pendekatan yang bertolak dari pemikiran bahwa sastra, sebagaimana hasil seni lain, yang merupakan pencerminan kehidupan nyata. Sastra merupakan tiruan antara imajinasi dengan kenyataan pengarang. Pendekatan ini lama berpengaruh di Eropa terutama di Rusia.

2. Pendekatan Pragmatis (Reseftil)

Pendekatan ini adalah pendekatan yang menganut prinsip bahwa sastra yang baik adalah sastra yang dapat memberikan kesenangan dan manfaat bagi pembacanya. Pendekatan ini menggabungkan antara unsur pelipur lara dengan unsur didaktis.

3. Pendekatan Ekspresif

Pendekat ekspresif adalah pendekatan kritik sastra yang menitikberatkan perhatian pada upaya pengarang mengekspresikan idenya ke dalam karya sastra. Kemampuan pengarang menyampaikan pikiran yang agung dan emosi yang kuat menjadi sebuah ukuran keberhasilan.

4. Pendekatan Objektif (Struktural)

Pendekatan ini merupakan pendekatan yang membatasi diri pada penelaahan karya sastra itu sendiri. Pendekatan ini memandang dan menelaah sastra dari segi intrinsik suatu karya sastra yaitu tema, alur, latar,penokohan, dan gaya bahasa.

5. Pendekatan Semiotik

Pendekatan ini merupakan pendekatan kritik sastra yang merupakan penggabungan pendekatan objektif yakni penelaahan sastra dengan mempelajari setiap unsur yang ada di dalamnya, tanpa ada yang dianggap tidak penting.

6. Pendekatan Sosiologis

Pendekatan ini merupakan pendekatan kritik sastra yang bertolak dari pandangan bahwa sastra merupakan cerminan kehidupan masyarakat. Pengarang mengungkapkan suka duka kehidupan masyarakat sejelas-jelasnya. Kritik sastra yang dilakukan terfokus pada segi-segi sosial kemasyrakatan yang terdapat dalam karya sastra.

7. Pendekatan Psikologis

Pendekatan psikologis adalah pendekatan penelaahan sastra yang menekankan pada sgi psikologis yang terdapat dalam suatu karya sastra. Pendekatan ini juga menyatakan bahwa perkembangan dan kemajuan masyarakat zaman modern ini tidaklah dapat diukur dari segi material saja melainkan bisa melalui segi rohania dan kejiwaan.

8. Pendekatan Moral

Pendekatan moral adalah pendekatan dalam kritik sastra yang bertolakdari dasar pemikiran bahwa karya sastra meruapakan suatu alat yang efektif untuk membina moral dan kepribadian suatu kelompok masyarakat, yang merupakan norma tentang kehidupan yang disnjung tinggi masyarakat tersebut.

Demikian artikel tentang beberapa pendekatan kritik satra, semoga bisa menambah wawasan pengetahuan kita semua.

 

Artikel menarik lainnya :

Tags:
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply