Infrastruktur Internet Belum Merata Merupakan Sebuah Tantangan Pendidikan

Artikel, Pendidikan 0
1internet

Infrastruktur Internet Belum Merata Merupakan Sebuah Tantangan Pendidikan (Foto : Fixabay Image)

Perkembangan teknologi pada saat ini semakin pesat, mau tidak mau kita semua dituntut untuk mengikuti perkembangannya. Tidak terkecuali di bidang pendidikan, yang saat ini hampir semua kegiatan selalu berbasis internet. Namun seiring dengan manfaat pendidikan melalui media internet atau digital, ada banyak tantangannya. Informasi yang terlalu berisik hingga infrastruktur internet yang belum rata kesemua lapisan dunia pendidikan terutama sekolah yang berada di pedesaan.

Infrastrukur internet masih menjadi kendala, maka untuk mensiasati hal tesebut untuk menyampaikan  dan menyebarkan materi ke pelosok-pelosok Indonesia dengan menggunakan CD atau flashdisk untuk tantangan dan hambatan pendidikan digital. Karena masalah infrastruktur internet yang belum rata itulah, maka mayoritas pengakses internet adalah dari Jawa dan Sumatra, yang kondisinya relatif baik. Sedangkan di pelosok, dalam mengirimkan materi dalam bentuk CD dan flashdisk.

Kalau tidak ada internet, akan bagaimana menghadapi tantangan global? Dengan internet yang lebih mudah dan murah akan lebih banyak yang bisa mendownload materi-materi pendidikan ini, dengan demikian sekolah juga jadi lebih murah, karena taranformasi informasi jadi efektif dan murah. Meski infrastruktur internet kini masih belum merata, namun tren kecepatan internet ke depan akan makin baik dan tinggi.

Dalam hal pengunaan internet mesti berhati-hati, karena semua merupakan sebuah tanntangan pendidikan, dunia digital ini lebih banyak menunjukan ke perubahan perilaku dan antisipasi dampak negatifnya. Tantangan pendidikan digital itu banyak sekali, yang jelas dengan internet atau digital itu bisa mengubah perilaku anak dalam belajar dan menyerap ilmu. Metode lama jadi tidak disukai anak-anak.Dengan demikian akan terjadi perubahan yang signifikan.

Akses terhadap ilmu dan informasi, jadi sangat cepat dan tak terbatas. Arus informasi tak bisa dibatasi, yang jelas sebagai orang tua harus mendampingi dan menunjukkan konten positif pada anak-anaknya. Negatifnya, anak cepat terpapar konten negatif. Maka harus bisa  membuat anak selalu terbuka komunikasinya kepada orangtua, agar kalau anak mendapat konten negatif dapat bertanyanya kepada orangtua. Kemudian membuat aturan bersama, soal password dan segala macam. Kemudian beritahu ada hal-hal yang boleh dan tak boleh diakses.

Jangan Ada generation gap, anak yang digital native dan orangtua yang masih analog. Semua itu harus disikapi oleh orangtua dengan lebih cepat belajar melek internet atau digital agar bisa menyamai anak-anak zaman  sekarang. Mau tidak mau orangtua harus belajar internet atau digital, agar bisa mendampingi anak-anaknya. Orangtua harus melek teknologi, tak bisa lagi beralasan gaptek dan tidak tahu. Kalau orangtua gaptek dan tidak tahu, orangtua dan anak nanti jadi tak bisa berkomunikasi dengan lancar.

Tags:
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply