Padanan Kata: Gadget atau Gawai?

Artikel, Bahasa 0
gawai

Padanan Kata Gadget atau Gawai

Ketika mendengar kata Gawai begitu asing di telinga, belum banyak­ pengguna bahasa atau media massa, yang memperkenalkan kata gawai kepada masyarakat. Orang lebih banyak menggunakan kata gadget yang keasing-asingan ( bahasa Inggris) daripada menggunakan kata gawai.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)  kata gawai memiliki dua makna. Makna pertama, kata 1gawai n kerja; pekerjaan, artinya gawai berkelas kata nomina dan bermakna ‘kerja’ atau ‘pekerjaan’. Makna kedua, kata 2ga·wai kl n alat; perkakas, artinya gawai termasuk kata kl (klasik) dan berkelas kata nomina yang bermakna ‘alat’ atau ‘perkakas’. Dalam petunjuk kamus, disebutkan singkatan kl berarti klasik, untuk kata-kata yang berlabel kl digunakan dalam kesusastraan Melayu Klasik.

Dari makna yang terdapat dalam kamus tersebut, terdapat dua homonim kata gawai, yakni (1) kerja; pekerjaan dan (2) alat; perkakas. Makna (1) digunakan sebagai pembentuk kata pegawai (pekerja di kantor atau karyawan) yang masih sering dipakai, sedangkan makna (2) sudah hampir tidak pernah dipakai dalam kosakata saat ini, yakni ditandai dengan singkatan kl di dalam kamus. Makna kedua kata gawai berarti ‘alat’ atau ‘perkakas’ penunjang pekerjaan. Makna kedua inilah yang kemudian digunakan menjadi padanan kata berbahasa Inggris, gadget. Kata gadget dimaknai sebagai alat atau perkakas yang dapat menunjang pekerjaan dan komunikasi.

Dalam wikipedia memaknai gawai (Inggrisgadget) sebagai suatu peranti atau instrumen yang memiliki tujuan dan fungsi praktis yang secara spesifik dirancang lebih canggih dibandingkan dengan teknologi yang diciptakan sebelumnya. Perbedaan gawai dengan teknologi yang lain adalah unsur kebaruan yang berukuran lebih kecil. Wikipedia memberikan dua contoh, yakni  (1) komputer merupakan alat elektronik yang memiliki pembaruan berbentuk gawai, seperti laptop, notebook, dan netbook serta (2) telepon rumah merupakan alat elektronik yang memiliki pembaruan berbentuk gawai, seperti telepon seluler.

Sebagai pengguna bahasa, ketika dalam bahasa Indonesia sudah memiliki kosakata gawai, mengapa kita masih menggunakan kosakata gadget? Dengan demikian, maka kita gunakan kosakata bahasa Indonesia secara cerdas dan kita manfaatkan gawai secara cerdas pula. Demikian semoga bermanfaat.

Artikel menarik lainnya :

Tags:
Rate this article!
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply