Pendidikan Digital Mengubah Peran Guru Menjadi Fasilitator

Artikel, Pendidikan 0
pendidikan digital

Pendidikan Digital

Dunia pendidikan selalu mengikuti perkembangan zaman, termasuk di dalamnya perkembangan teknologi. Saat ini pendidikan sudah mulai tumbuh dan mengarah pada  perkembangan internet atau media digital. Lewat media internet atau media digital, materi belajar sudah tersedia. Maka dengan hal tersebut peran guru pun akan berubah menjadi fasilitator.

Dengan hal tersebut di atas banyak situs pendidikan digital saat ini, kurang lebih ada 7 sampai 8 situs dengan pangsa masing-masing. Salah satunya adalah situs sekolahpintar.com yang menyajikan tentang ilmu-ilmu praktis, ada pula IndonesiaX yang menyajikan materi-materi pencerahan dan gratis sama sekali.

Selain disebut di atas tadi, ada juga Haruka Edu yang menawarkan materi kuliah, bekerja sama dengan perguruan tinggi swasta yang berbayar dan bersertifikat. Ada pula inibudi.org yang menyediakan materi pelajaran Sekolah Dasar sampai Sekolah Menengah Atas dengan gratis.

Situs-situs pendidikan digital seperti ini, bermanfaat untuk belajar karena ada standarnya, dibanding dengan YouTube yang informasi dan ilmunya bebas tak tersaring. Dengan pendidikan digital ini tak bakal menghilangkan kelas konvensional yang mengandalkan kehadiran dan tatap muka. Kelas tatap muka tetap diperlukan meski bahan ajar sudah tersedia secara digital, untuk lebih merangsang kegiatan belajar siswa.

 Di negara maju seperti di Amerika saja, kelas itu tetap diperlukan untuk berinteraksi, berdiskusi, eksplorasi, percobaan-percobaan. Dalam era media internet atau media digital ini jadi guru nanti menjadi fasilitator saja karena semua materi itu sudah tersedia semua di internet. Anak akan mencari sumber belajar dari internet untuk membuat apapun termasuk tugas dalam pembelajaran di kelas atau sekolah.

Dengan demikian Kelas konvensional tidak akan hilang sama sekali. Hanya orang jadi punya banyak pilihan pada dunia pendidikan dalam mencari ilmu dan menambah wawasan pengetahuan. Ke depannya bisa saja berkembang dengan menghadiri kelas tatap muka atau belajar dengan jarak jauh saja.

Tags:
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply