Sastra Imajinatif dan Sastra Non-imajinatif

Artikel, Sastra 0
imajinatif dan non-imajinatif

Sastra Imajinatif dan Sastra Non-imajinatif

Pengertian

Sastra imajinatif adalah sastra yang diciptakan berdasarkan imajinasi atau khayalan seorang pengarang atau penyair. Sebagai contoh sastra imajinatif adalah puisi,cerpen, novel, drama.

Sedangkan sastra non-imajinatif adalah sastra yang diciptakan berdasarkan fakta atau kenyataan yang terjadi sebenarnya yang di tuangkan dengan gaya sastra atau dengan imajinasi.

Sastra Imajinatif dan Sastra Non-imajinatif – merupakan jenis sastra yang berkembang dalam kesusastraan Indonesia. Sastra imajinatif memiliki ciri khayali yang kuat dibandingkan dengan sastra non imajinatif. Bahasa yang dipakai dalam sastra imajinatif lebih menekankan penggunaan bahasa yang mengandung konotatif, sedangkan sastra Non-imajinatif bahasa yang digunakan bersifat denotatif.

Sebetulnya tidak ada karya sastra imajinatif yang sepenuhnya khayali dan berbahasa konotatif. Dan tidak selamanya karya sastra non-imajinatif tidak bersifat khayali dan berbahasa denotatif. Dalam karya sastra imajinatif dan sastra non-imajinatif ciri-ciri khayali dan penggunaan bahasa konotatif-denotatif tidak ada ukurannya. Kedua unsur tersebut bercampur baur, hanya bobotnya yang berbeda-beda. Jika karya sastra unsur khayalinya berkurang penggunaan bahasa cenderun denotif maka  digolongkan sastra non-imajinatif begitu pula sebaliknya.

Ciri-ciri Sastra Imajinatif dan Sastra Non-imajinatif

Sastra Imajinatif memiliki ciri-ciri sebagai berikut, yaitu (1) lebih banyak bersifat khayali, (2) menggunakan bahasa konotatif, dan (3) memenuhi syarat-syarat estetika seni. Sedangkan ciri-ciri karya sastra non-imajinatif adalah sebagai berikut (1) lebih banyak unsur faktualnya daripada khayalinya, (2) menggunakan bahasa denotatif, dan (3) memenuhi syarat-syarat estetika seni.

Jenis-jenis Sastra Non-imajinatif

Begitu pula ada beberapa jenis sastra non-imajinatif, yaitu (1) Esei, (2) Kritik, (3) Biografi, (4) Otobiografi, dan (5) Sejarah

Selain yang di sebut di atas tadi, sastra non-imajinatif ada jenis yang lainnya yaitu memoar, catatan harian, dan surat-surat. Dalam sastra Indonesia modern jenis sastra tersebut di atas jarang dimasukkan sebagai karya sastra. Karena apa yang disebut karya sasstra di Indonesia adalah yang berjenis imajinatif.

Demikian pembahasan singkat tentang artikel sastra imajinatif dan sastra non imajinatif yang dapat dismpaikan semoga bermanfaat dan menambah wawasan kita semua.

Artikel menarik lainnya :

Tags:
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply