Teknik Penokohan Cerita Rekaan atau Fiksi

Sastra 0
teknik penceritaan tokoh

Teknik Penokohan Cerita Rekaan

Berhasil atau tidak suatu cerita  itu tergantung pada pengarangnya. Pengarang dikatakan berhasil dalam sebuah cerita rekaan atau fiksinya, apabila pandai mengungkapkan setiap unsur-unsur cerita itu. Salah satu di antaranya adalah ketepatan pelukisan tokoh (penokohan) cerita. Penggambaran rupa, pribadi, dan watak seorang tokoh harus tergambar sedemikian rupa sehingga dapat diterima oleh pembaca atau penikmat karya tersebut.

Ada beberapa cara atau teknik pengarang dalam mengungkapkan atau melukiskan tokoh atau penokohan cerita, semua ini tergantung pada imajinasi atau fantasi pengarang. Sebagaimana terlihat berikut ini :

  1. Pengarang melukiskan secara langsung bentuk lahir tokoh. Misalnya raut muka, kepala, rambut, dan ukuran tubuh.
  2. Pengarang melukiskan jalan pikiran tokoh atau apa yang terlintas dalam pikirannya. Misalnya keinginan menjadi guru atau menjdi orang terkemuka.
  3. Pengarang melukiskan reaksi tokoh terhadap suatu kejadian. Misalnya ketulusan hati tokoh membantu korban bencana suatu daerah.
  4. Pengarang melukiskan keadaan sekitar tokoh. Misalnya keadaan kamar, rumah, dan pekarangan rumah tokoh.
  5. Pengarang melukiskan pandangan seorang tokoh terhadap tokoh lain. Misalnya tokoh berwatak keras, sabar, atau suka menolong orang.
  6. Pengarang melukiskan atau menciptakan percakapan atau dialog antartokoh (bawahan) tentang keadaan, watak, atau pribadi tokoh. Misalnya tokoh utama.

Demikian artikel tentang teknik atau cara menggambarkan penokohan suatu cerita rekaan atau fiksi, semoga bermanfaat.

Tags:
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply