Cara Penulisan Mata Uang Rupiah yang Baku

Bahasa 0
Cara Penulisan Mata Uang Rupiah yang Baku

Cara Penulisan Mata Uang Rupiah yang Baku

Cara Penulisan Mata Uang Rupiah yang Baku – Dalam belajar bahasa Indonesia, ada beberapa aturan yang perlu diperhatikan. Selain mempelajari kosa kata dan aturan tata bahasa. Cara penulisan juga memiliki aturan-aturan tertentu. Misalnya aturan tata cara penulisan mata uang rupiah dalam bahasa Indonesia yang benar.

Penulisan mata uang rupiah yang sering kita lakukan atau kita jumpai secara umum adalaha Rp (spasi) lalu nilai nominal. Contoh Rp 1.000. Ternyata cara penulisan seperti itu menurut aturan salah. Cara penulisan yang benar adalah yang tidak diikuti spasi yaitu RP1.000.

Aturan penulisan singkatan dalam bahasa Indonesia, Rp yang merupakan singkatan dari rupiah tidak perlu diikuti tanda titik. Jadi, selain tidak perlu diberi spasi antara tanda mata uang dan nominal uang setelah singkatan tidak diikuti tanda titik.

Perhatikan contoh di bawah ini :

  1. Rp2000 SALAH
  2. Rp2.000 BENAR
  3. Rp 2.000 SALAH

Contoh nomor satu penulisan singkatan sudah benar, tetapi ada kesalahan cara penulisan nominal. Seharusnya setelah angka 2 diberi tanda titik (.), sebagai penanda ribuan. Sedangkan pada contoh yang ketiga salah karena antara singkatan rupiah dan nominal terdapat spasi.

Penulisan nominal rupiah sering dijumpai dua angka di belakang koma, sebagai contoh Rp2.000,00 dua angka di belakang koma menandakan nilai desimal. Dua angka desimal di belakang koma tidak berarti dalam penulisan nominal utuh. Adanya dua angka desimal di belakang koma karena pada zaman dahulu ada uang sen dengan nilai 1 sen setara dengan Rp0,01.

Karena penurunan nilai rupiah, niali sen sudah tidak digunakan lagi dalah transaksi sehari-hari, kecuali pada pembukuan bank. Kita bisa saja bertransaksi dengan nominal sesuai dengan keinginan kita, termasuk dengan pecahan desimal Rp222.222,22 akan tetapi tidak bisa dilakukan dengan uang keluaran bank Indonesia.

Aturan di atas adalah untuk bahasa Indonesia sedangkan dalam penulisan internasional tanda mata uang rupiah (Rp) ditulis dengan IDR, Penulisan di belakang bukan di depan, dengan diberi spasi antara angka dan tanda mata uang.

IDR 2.000 SALAH

2.000 IDR BENAR

Jika dalam bentuk ejaan rupiah tidak perlu disingkat Rp. Misal Rp2.000 bisa ditulis dengan dua ribu rupiah. Selain itu angka yang menunjukkan bilangan utuh bisa ditulis 2 ribu rupiah. Demikan artikel tentang Cara Penulisan Mata Uang Rupiah yang Baku, semoga bermanfaat.

Artikel menarik lainnya :

Tags:
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply