Frasa Sabtu Malam dan Malam Minggu

Artikel, Bahasa 0
Frasa Sabtu Malam dan Malam Minggu

Frasa Sabtu Malam dan Malam Minggu

Frasa Sabtu Malam dan Malam Minggu – Frasa adalah gabungan dua kata atau lebih yang bersifat non-predikatif maksudnya di antara kedua kata itu tidak ada yang berkedudukan sebagai predikat dan hanya memiliki satu makna gramatikal. Frasa dalam bahasa Indonesia bisa berupa inti-inti, inti-penjelas, dan penjelas-inti. Contohnya adalah kakek nenek, tiga hari, dan sedang belajar. Bagaimana dengan frasa Sabtu malam dan malam Minggu?

Kalau kita lihat kata Sabtu dan Minggu merupakan nomina nama diri, sedangkan malam merupakan nomina temporal. Kedua jenis nomina tersebut dapat menjadi inti frasa. Nomina nama diri biasanya tidak didahului, tetapi diikuti penjelas sehingga kita tidak pernah menemukan bentuk akan Sabtu dan sedang Sabtu.

Bentuk yang lazim digunakan adalah Sabtu nanti, Sabtu pagi, dan Sabtu malam. Sementara itu, kata malam yang merupakan nomina temporal yaitu nomina yang mengacu pada waktu, seperti halnya jam, minggu, bulan, dan tahun dapat didahului penjelas, misalnya dua jam, tiga minggu, dan sepuluh tahun.

Kata Minggu dalam malam Minggu bukan berupa nomina temporal, melainkan nama diri. Apabila inti frasa adalah Minggu, susunannya adalah Minggu malam yang sejajar dengan Minggu pagi, Minggu siang, dan Minggu sore. Namun, jika yang menjadi inti frasa adalah malam, susunan malam Minggu bukan merupakan bentuk yang salah. Bentuk itu sejajar dengan malam tahun baru dan malam takbiran.

Yang perlu diingat adalah bahwa bentuk malam Minggu dan Minggu malam berbeda maknanya. Malam minggu sama dengan Sabtu malam, sedangkan Minggu malam sama dengan malam Senin. Demikian artikel tentang Frasa Sabtu Malam dan Malam Minggu, semoga menambah wawasan kita semua.

Tags:
Rate this article!
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply