Guru Sekolah Garis Depan Difasilitasi Belajar TIK

Artikel, Pendidikan 0
Guru Sekolah Garis Depan Difasilitasi Belajar TIK

Guru Sekolah Garis Depan Difasilitasi Belajar TIK

Guru Sekolah Garis Depan Difasilitasi Belajar TIK – Sebanyak 75 guru dari Sekolah Garis Depan (SGD) yang tersebar di 34 Provinsi belajar pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), yang difasilitasi oleh  Kemendikbud melalui Pusat Teknologi Komunikasi dan Informatika (Pustekkom Kemendikbud).

Mendikbud mengatakan pembelajaran pemanfaatan TIK perlu dilaksanakan karena dengan teknologi dapat membantu guru untuk dapat membuka wawasasan atau cakrawala dunia. Selain itu mengajak anak-anak untuk aktif menjadi salah satu bagian dari masyarakat dunia.

Pelatihan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk guru di sekolah garis depan ini, merupakan rangkaian dari implementasi universal service obligation (USO) atau Kontribusi Kewajiban Pelayanan Universal (KKPU), sebuah program kerja sama Kemendikbud dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). Pelatihan TIK untuk membuka wawasan dan cakrawala guru untuk menjadi pembelajaran yang menyenangkan bagi anak-anak.

Ada dua ruang lingkup penyediaan KKPU, pertama penyediaan infrastruktur TIK yang meliputi penyediaan jaringan serat optik, jaringan satelit, stasiun pemancar selular, jaringan pemerintah, pusat data, infrastruktur pasif, jasa akses layanan publik Wi-Fi, jasa data recovery center (DRC), sarana penyiaran.

 Yang kedua, penyediaan ekosistem TIK meliputi penyediaan aplikasi layanan publik bagi pemda, penyediaan pusat inkubator konten, penyediaan ekosistem pita lebar, penyediaan pembiayaan KPU telekomunikasi dan informatika, penyediaan dan pengembangan aplikasi e-Pemerintah, e-Pendidikan, e-Kesehatan, e-Logistik dan e-Pengadaan, penyediaan domain nama server nasional.

Hal-hal yang perlu menjadi perhatian penting bagi penggunaan TIK yakni adanya pendampingan-pendampingan dalam memanfaatkan TIK. Selain itu melarang anak-anak mengakses situs berbau pornografi dan kekerasan,sebagaimana dikatakan olen Mendikbud.

Sebetulnya Program sekolah USO telah dilakukan pada tahun 2015 (tahap pertama)  telah menghubungkan 365 sekolah di seluruh Indonesia. Dari hasil monitoring dan evaluasi Pustekkom Kemendikbud tahun 2015 menunjukkan kurangnya kemampuan pengelola TIK dan guru dalam mengelola jaringan dan memanfaatakan koneksi internet yang sudah diberikan untuk pembelajaran. Dari tahap pertama tersebut, Kemendikbud telah melatih 67 guru dari sekolah garis depan.

Tags:
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply