Kelompok Belajar (Kober) Al-Hidayah Sosialisasi Tentang Pendidikan Anak Usia Dini Kepada Masyarakat

Berita, Lokal 0

Kelompok Belajar (Kober) Al-Hidayah Sosialisasi Tentang Pendidikan Anak Usia Dini Kepada Masyarakat

Anang Rukamana (kiri) dan Didampingi Sekretaris Desa Bunter (Tengah) dan Ketua Dewan Penasehat Kober Al-Hidayah

(Cikancah-Cyber) Kelompok Belajar (Kober) Al-Hidayah Dusun Cikancah melakukan terobosan tentang pemahaman atau posisi Pendidikan Usia Dini (PAUD) kepada masyarakat terutama yang berada di wilayah Dusun Cikancah. Acara yang digagas oleh Pengurus Kober AL-Hidayah merupakan agenda sosialisasi kepada masyarakat agar mengetahui tentang keberadaan dan fungsi dari Kelompok Belajar (Kober) yang selama ini masih dipandang sebelah mata atas perannya dalam dunia pendidikan terutama jenjang Pendidikan Usia Dini.

Pengurus Kober AL-Hidayah Dusun Cikancah tidak tanggung-tanggung dalam memberikan pemahaman atau sosialisasi kepada masyarakat terbukti dengan mengundang langsung orang yang kompeten dibidang PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) dari Kecamatan Sukadana yakni Bapak Anang Rukmana (Pengawas PAUD) yang langsung memberikan arahan serta pemahaman mengenai posisi Pendidikan Anak USia Dini (PAUD) saat ini.

Dalam kesempatan itu Anang Rukmana menjelaskan posisi TK,PAUD dan RA menurut jalur pendidikan. Meskipun yang popular di masyarakat untuk jenjang pendidikan usia dini adalah TK, namun dijelaskan pada kesempatan itu meskipun pendidikan PAUD statusnya Non Formal tetapi mempunyai peranan yang cukup besar karena PAUD memiliki kewenangan untuk memberikan pendidikan dari Jenjang usia 0-2 tahun, 2-4 tahun dan 4-6 tahun dengan kelas yang harus dibedakan.

Peran penting dari PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) yang merupakan Usia Emas (Golden Age)¬†sangat mempengaruhi perkembangan si Anak itu sendiri terutama terhadap karakter atau mental si anak. Terbukti akhir-akhir ini banyak kasus kenakalan remaja yang terjadi menurut beberapa penelitian yang sangat terpukul adalah pendidika usia dini “menurut Anang Rukmana”. Karena pada usia pembentukan itu anak akan merekam segala bentuk rasa, penglihatan,pendengaran sebagai data pada memorinya kelak saat menginjak pertumbuhan atau menuju dewasa. Jadi apa yang anak rasakan dilingkungan keluarga, tempat belajar dan masyarakat akan berpengaruh terhadap karakternya kelak.

Jadi menurut Anang Rukmana tidak ada alasan bagi orang tua untuk tidak memasukan anaknya terutama yang masih dalam jenjang PAUD ke Kelompok Belajar seperti Kober Al-Hidayah dan tidak perlu takut atas kualitas pengajaran yang diberikan karena sama mempunyai kurikulum yang jelas dan dibawah Dirjen Pendidikan.

Pemerintah sangat serius dalam Pendidikan Anak Usia Dini terbukti dengan lahirnya Permendikbud 146 Kurikulum 2013 yang menjelaskan Pendidikan Anak Usia Dini bertujuan untuk mendorong perkembangan peserta didik secara optimal sehingga memberi dasar untuk menjadi manusia Indonesia yang memiliki kemampuan hidup sebagai pribadi dan warga negara yang beriman, produktif, kreatif, inovatif, dan afektif serta mampu berkontribusi pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan peradaban dunia.

Selain mengundang Pembicara Bpk. Anang Rukmana sosialisasi sendiri dihadiri oleh Perangkat Desa (Sekdes), Perangkat Dusun, Ketua Dewan Pembina Kober Al-Hidayah (Bpk. Kurniwa) serta masyarakat Dusun Cikancah terutama yang mempunyai anak di usia dini, acara sendiri sengaja bersamaan dengan Posyandu sehingga dapat terintegrasi dengan baik.

author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply