Pengertian Dialog, Monolog, Prolog, dan Epilog dalam Drama

Artikel, Sastra 0
Pengertian Dialog, Monolog, Prolog, dan Epilog dalam Drama

Pengertian Dialog, Monolog, Prolog, dan Epilog dalam Drama

Pengertian Dialog, Monolog, Prolog, dan Epilog dalam Drama – Banyak ditemukan istilah dalam sastra khususnya drama. Istilah-istilah tersebut di antaranya adalah dialog, monolog, prolog, dan epilog. Seiring perkembangan istilah tersebut tidak hanya terdapat dalam drama saja, melainkan dalam prosa seperti novel, cerpen dan lain-lain.

Dialog

Dialog adalah percakapan yang dilakukan dua orang (dua tokoh) atau lebih dengan maksud tertentu untuk tujuan jalannya sebuah cerita. Dalam menulis fiksi dialog memiliki banyak fungsi. Selain untuk menggambarkan percakapan tokoh-tokohnya, dialog juga bisa memunculkan karakter dari masing-masing tokoh.

Dialog juga bisa memunculkan perbedaan budaya dari masing-masing tokoh. Misalnya dengan dialek atau bahasa percakapan yang berbeda logat. dialog juga berfungsi memberikan gambaran tentang setting atau latar pada sebuah cerita.

Monolog

Monolog adalah percakapan yang dilakukan seorang diri atau tokoh tunggal dengan dirinya sendiri. Monolog bisa berupa percakapan dengan dirinya sendiri dalam cermin, atau percakapan yang berbunyi dalam hati yang berkata pada diri sendiri.

Fungsi dari monolog adalah untuk menegaskan keinginan atau harapan dari tokoh tersebut terhadap sesuatu hal. Bisa juga berbentuk emosional, penyesalan, atau tokoh yang berandai-andai.

Prolog

Prolog adalah pengantar naskah dalam drama yang isinya berupa keterangan atau pendapat pengarang mengenai cerita yang akan disampaikan atau disajikan. Prolog juga bisa diartikan sebagai pendahuluan cerita.

Sedangkan fungsi dari prolog adalah untuk menerangkan atau membeberkan situasi. Prolog berfungsi untuk membangkitkan minat membaca isi dalam sebuah tulisan atau minat menonton dalam drama. dalam drama prolog berisi tentang sinopsis cerita, penjelasan tokoh, serta konfliks-konfliks yang akan terjadi dalam cerita tersebut.

Epilog

Epilog adalah kata penutup yang mengakhiri sebuah cerita. Biasanya epilog berisi tentang amanat atau kesimpulan yang bisa diambil dari cerita tersebut. epilog juga merupakan bagian akhir atau penutup cerita sangat penting bagi pembaca agar bisa mengambil hikmah dari konfliks-konfliks dalam cerita serta penyelesaiannya. Isi epilog berupa kata-kata bijak.

Adapun fungsi dari epilog itu sendiri adalah penyampaian inti cerita, hikmah, atau komentar atas cerita yang baru saja dipentaskan. Epilog juga berfungsi untuk menegaskan pesan moral, tatanilai,ataupun refleksi hidup dan kehidupan yang diceritakan dalam cerita tersebut.

Demikian artikel tentang , Pengertian Dialog, Monolog, Prolog, dan Epilog dalam Drama, semoga bisa memberikan penjelasan dan bisa bermanfaat bagi kita semua.

Artikel menarik lainnya :

Tags:
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply