Berikut Nama-nama Terpidana Mati Jilid III Kasus Narkoba

Berita, Kriminal 0
Berikut Nama-nama Terpidana Mati Jilid III Kasus Narkoba

Freddy Budiman Salah Satu Terpidana Mati (foto : Istimewa)

(Cikancah-Cyber) – Eksekusi terpidana mati terhadap 14 orang yang terlibat dalam peredaran narkotika dilaksanakan di Lapas Nusakambagan, Cilacap Jawa Tengah pada hari Jumat, 29/7/2016 dinihari.

Eksekusi mati telah dilakukan terhadap 4 (empat orang) terpidana dan yang mendapat giliran pertama adalah Freddy Budiman yang merupakan gembong Narkoba asal Indonesia dan dia berpesan untuk dimakamkan di tanah kelahirannya yakni di  Surabaya.

Berikut ke-14 nama terpidana mati yang terlibat dalam jaringan dan peredaran narkotika :

  1. Ozias Sibanda (Zimbabwe)
    Kasus heroin dalam perut, divonis mati tahun 2001 oleh Pengadilan Negeri Tangerang dan berkekuatan hukum tetap pada 2002.
  2. Obina Nwajagu bin Emeuwa (Nigeria)
    Kedapatan hendak membeli 45 pil heroin seberat 400 gram dari seorang warga Thailand. Di Vonis hukuman mati tahun 2002. Dalam Sel di Nusakambangan, ia ternyata masih mengendalikan peredaran narkoba.
  3. Fredderik Luttar (Zimbabwe)
    Kasus menyelundupkan satu kilogram heroin pada 2006. Ia sempat mengajukan PK (peninjauan kembali) atas vonisnya namun tetapi ditolak.
  4. Humphrey Ejike alias Doctor (Nigeria)

Dia merupakan otak dari peredaran narkoba oleh sindikat narkoba di Depok pada tahun 2003. Ia ditangkap atas kepemilikan dan memperjualbelikan 1,7 kilogram heroin.

  1. Seck Osmane (Senegal)
    Osmane memiliki 2,4 kilogram heroin di sebuah apartemen di Jakarta Selatan. Ia pun divonis hukuman mati oleh hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Juli 2004.
  2. Freddy Budiman (Indonesia)
    Freddy tertangkap pada 2009 karena kepemilikan 500 gram sabu, ia kembali kedapatan menyimpan ratusan gram sabu pada tahun 2011. Freddy pun masih mengendalikan peredaran Narkoba dari balik Jeruji bes.
  3. Agus Hadi (Indonesia)
    Kasus penyelundupan sekitar 25.499 butir ekstasi dari Malaysia ke Batam pada tahun 2006. Divonis hukuman mati bersama Suryanto alias Ationg dan Pujo Lestari.
  4. Pujo Lestari (Indonesia)
    Pujo merupakan rekan Agus Hadi yang menyelundupkan 25.499 butir ekstasi dari Malaysia ke Batam pada tahun 2006. Keduanya didalangi oleh Suryanto alias Ationg yang juga divonis hukuman mati.
  5. Zulfiqar Ali (Pakistan)
    Zulfiqar divonis hukuman mati oleh Pengadilan Negeri Tangerang pada tahun 2005 atas kasus kepemilikan 300 gram heroin.
  6. Gurdip Singh (India)
    Gurdip Singh alias Dishal divonis hukuman mati pada Tahun 2005 terkait kasus kasus penyelundupan 300 gram heroin pada Agustus 2004.
  7. Merry Utami (Indonesia)
    Merry ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta karena kedapatan membawa 1,1 kilogram heroin. Dijatuhi hukuman mati oleh Pengadilan Negeri Tangerang pada Tahun 2003.
  8. Michael Titus Igweh (Nigeria)
    Michael divonis hukuman mati karena keterlibatannya dengan jaringan narkotika internasional dan memiliki heroin seberat 5,8 kilogram dan ditangkap pada tahun 2002.
  9. Okonkwo Nongso Kingsley (Nigeria)
    Ia menyimpan belasan kapsul berisi heroin seberat 1,18 kilogram di perutnya. Ia divonis mati oleh Pengadilan Negeri Medan pada Mei 2004.
  10. Eugene Ape (Nigeria)
    Divonis mati oleh PN Jakarta Pusat pada Tahun 2003. Ia ditangkap karena menyimpan heroin seberat 300 gram yang diselipkan di antara baju dalam tas miliknya.
Tags:
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply