KIP Tidak Hanya untuk Anak Miskin

Artikel, Pendidikan 0
Kartu Indonesia Pintar Tidak Hanya untuk Anak Miskin

Kartu Indonesia Pintar Tidak Hanya untuk Anak Miskin

KIP Tidak Hanya untuk Anak Miskin – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy bergerak cepat untuk menuntaskan persoalan Kartu Indonesia Pintar (KIP). Salah satunya adalah segera membuat payung hukum agar 12 juta KIP bisa segera dicairkan sehingga bisa segera pula dinikmati siswa yang berhak untuk mendapatkannya.

Menurut informasi dari Kemendikbud belum bisa dicairkan 12 juta KIP sampai sekarang, disebabkan ada masalah sumber data. Yakni antara data anak miskin yang dipunyai Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) dan data pokok pendidikan (Dapodik) milik Kemendikbud.

Ke depan Muhadjir ingin kartu itu tidak hanya untuk anak miskin. Tetapi semua anak. Berbekal kartu itu, anak bisa belajar menabung sejak usia dini. Bagi anak miskin, saldo KIP diisi negara. Sementara bagi siswa mampu dan kaya, saldo KIP diisi orangtua masing-masing. Dengan kartu itu bisa mencegah potensi penguapan uang pendidikan.

Mulai dari uang belanja buku, uang bayar SPP, dan uang-uang pendidikan lainnya. Muhadjir meyakini transaksi nontunai bisa menekan potensi penguapan. Masalah ini yang harus dituntaskan Kemendikbud dan kementerian terkait lain. Supaya penyaluran dan pemanfaatan dana di KIP tidak berujung masalah hukum.

Tags:
Rate this article!
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply