Mendikbud Resmi Larang Kegiatan MOS Dilakukan Siswa Senior

Artikel, Pendidikan 0
Dilarang Kegiatan MOS Dilakukan Siswa Senior

Dilarang Kegiatan MOS Dilakukan Siswa Senior

Mendikbud Resmi Larang Kegiatan MOS Dilakukan Siswa Senior – Secara resmi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan melarang pelaksanaan Masa Orientasi Siswa (MOS) atau Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dilakukan kalangan siswa atau pelajar. Meski pelaksananya adalah pengurus OSIS akan tetap dilarang. Mulai tahun ini pelaksananya harus dilakukan oleh guru atau pengajar.

Hal tersebut dilakukan mengingat rawan terjadinya aksi tindak perpeloncoan atau bullying dan bahkan tindak kekerasan yang dilakukan oleh senior terhadap adik kelasnya yang baru masuk sekolah.

Konsep kegiatan pengenalan lingkungan sekolah sudah saatnya harus diubah dengan memutus salah satu masalah utama dalam lingkungan sekolah, yaitu kekerasan. Mendikbud menceritakan, keputusan tersebut diambil mengingat banyaknya laporan kekerasan baik psikis maupun fisik yang dialami siswa baru saat pertama masuk sekolah.

Bahkan telah terjadi sejumlah kasus kekerasan di lingkungan sekolah di beberapa daerah yang berakibat pada kematian, tuturnya Mendikbud. Ini semua tidak bisa lagi dibiarkan, karena tidak ada orang tua yang ingin mengantar anaknya ke sekolah dalam kondisi bahagia tetapi menjemputnya dengan kondisi yang menyedihkan. Bila menemukan tindakan kekerasan di sekolah masyarakat bisa menghubungi nomor telepon 0811976929 atau 021-59703020.

Konsep baru ini yang akan menjadi pelaksana pengenalan lingkungan sekolah ialah guru di sekolah yang bersangkutan. Kegiatan tidak ada lagi dilakukan oleh senior, dan MOS hanya dilakukan oleh guru pada jam-jam belajar, serta di dalam lingkungan sekolah,begitu ditegaskan oleh Mendikbud.

Namunw alaupun dilakukan oleh guru, Menteri Pendidikan menekankan bahwa kegiatan pengenalan harus bersifat edukatif dan menyenangkan. Siswa pun harus pakai seragam seperti belajar sehari-hari. Tidak perlu pakai aksesoris yang aneh-aneh, harus pakai atribut sekolah.

Tags:
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply