34 Guru Raih Penghargaan Kemendikbud

Berita, Pendidikan 0
34 Guru Berprestasi Raih Penghargaan Kemdikbud

34 Guru Berprestasi Raih Penghargaan Kemdikbud

(Cikancah-Cyber) 34 Guru Raih Penghargaan Kemendikbud – Tahun 2016 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) memberikan penghargaan kepada 34 guru yang berprestasi dan berdedikasi.

Sumarna Surapranata (Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan) mengatakan, pemberian penghargaan merupakan bentuk apresiasi dan perhatian kepada tenaga pendidik yang telah mencurahkan dedikasinya terhadap dunia pendidikan.

Ajang pemilihan guru berprestasi sendiri, lanjut dia, dilakukan secara bertahap mulai dari tingkat satuan pendidikan, kabupaten atau kota, provinsi, sampai tingkat nasional. “Setelah dilakukan seleksi yang ketat, diperoleh 34 guru berprestasi yang terbagi dalam beberapa kategori,” kata Pranata.

BagiĀ guru yang berdedikasi, pihak Kemdikbud menyiapkan sejumlah hadiah. Juara pertama mendapatkan hadiah uang pembinaan sebesar Rp 30 juta dan perangkat laptop. Untuk juara kedua, kata Pranata, mendapatkan hadiah uang pembinaan sebesar Rp 25 juta dan laptop. Pemenang ketiga mendapatkan hadiah uang pembinaan sebesar Rp 20 juta dan laptop.

“Selain itu, seluruh peserta lomba mendapatkan sertifikat yang ditandatangani oleh Mendikbud sebagai guru berprestasi dan berdedikasi,” kata Pranata.

Mendikbud, Muhadjir Effendy, mengatakan, pihaknya menyoroti tiga hal yang harus dikawal dan dijalankan sebagaimana amanat Presiden Joko Widodo. Soal pertama yaitu pemerataan pendidikan dengan segera menyelesaikan pendistribusian Kartu Indonesia Pintar(KIP).

“Pasalnya, hingga saat ini KIP masih ada yang belum sampai di rumah tangga sasaran(RTS). Karenanya, guru diminta proaktif mencari calon-calon penerima di desa masing-masing,” kata Muhadjir, sambil menambhakan bahwa untuk vendor yang menangani pendistribusian, hal tersebut bukan urusannya karena terdapat pihak lain yang menangani.

Aapun dua hal lain yang menjadi proritas pemerintah, kata Muhadjir, pendidikan vokasi untuk mempersiapkan tenaga kerja siap bersiang didunia kerja dan pendidikan karakter. Pasalnya, lanjut dia, pendidikan karakter merupakan fondasi pokok. Maka untuk tingkat SD dan SMP bobotnya harus mencapai 70 persen.

“Saya percaya bahwa bapak dan ibu sekalian adalah insan profesional yang ahli di bidangnya dan mendedikasikan dari panggilan dari hati nurani. Karena memberikan pondasi yang kokoh bangunan apapun tidak akan roboh. Dia tidak akan terombang ambing. Mari kita perkokoh bagaimana kita bersama-sama menjamin pendidikan yang kokoh ini,” kata Muhadjir.

Tags:
Rate this article!
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply