Ada Kebijakan Baru Lagi dari Mendikbud Muhadjir Effendy

Berita, Pendidikan 0
Kebijan Baru Merevitalisasi Komite Sekolah

Kebijan Baru Merevitalisasi Komite Sekolah

(Cikancah-cyber) Ada Kebijakan Baru Lagi dari Mendikbud Muhadjir Effendy – Merevitalisasi komite sekolah, ya itu merupakan kebijakan baru Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) setelah wacana full day school.

Mendikbud menuturkan, pihaknya ingin peranan komite sekolah dibangkitkan lagi. Namun, kali ini dengan wajah baru dengan nama badan gotong royong sekolah.

Sehingga, fungsi gotong royong dan musyawarahnya lebih besar,” tuturnya dalam acara kongres Federasi Guru Independen Indonesia (FGII) di Jakarta, kemarin (27/8).

Kelak, badan ini akan diisi bukan hanya dari perwakilan sekolah dan orang tua, tapi juga perwakilan masyarakat setempat. Perwakilan ini bisa diwakili oleh kepala desa ataupun perwakilan ibu PKK. Karena, pada nyatanya lingkungan setempat masih berperan besar. Apalagi untuk sekolah tingkat dasar (SD).

Jadi nantinya, orang tua, sekolah dan masyarakat bisa bersama-sama memikirkan bagaimana cara memajukan sekolah dan menghimpun dana dari masyarakat. sehingga, kalau ada anak yang tidak mampu bisa segera disantuni dan yang mampu menyantuni.

Selain dari desa, lanjut Mendikbud, perwakilan dari lingkungan setempat juga dilengkapi oleh pihak puskesmas. Perwakilan puskesmas bertugas untuk membantu mengatur lingkungan sekolah agar selalu sehat. Sehingga, kesehatan sekolah tidak jadi tanggung jawab guru semata namun juga pihak puskesmas.

Karena bagaimanapun masalah kesehatan ini penting. Wacana ini Ssudah dikomunikasikan dengan Menteri Kesehatan (Menkes) untuk penugasan tersebut.

Dalam pandangan Mendikbud Muhadjir, wacana pelibatan pihak lingkungan sekolah untuk pengembangan sekolah ini sangat potensial. Banyak keuntungan yang bisa diambil untuk sekolah maupun pendidikan anak.

Sebagai contoh, salah satunya terkait dana desa yang sedang getol digelontorkan pemerintah.

Kalau kepala sekolahnya lincah, bisa berkoordinasi dengan kepala desa agar dana desa juga bisa digunakan untuk pendidikan di desa tersebut. saling gotong royong untuk kepentingan bersama,” ungkap Mendikbud.

Tags:
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply