Bagaimana Tanggapan Gubernur DKI Jakarta tentang Paket Wisata Jakarta Hidden Tour?

Berita, Nasional, Tempat 0
Paket Wisata Jakarta Hidden Tour

Paket Wisata Jakarta Hidden Tour

(Cikancah-Cyber) Bagaimana Tanggapan Gubernur DKI Jakarta tentang Paket Wisata Jakarta Hidden Tour? – Apa sebetulnya paket wisata Jakarta Hidden Tour itu ? Beberapa tahun lalu, ada biro perjalanan menawarkan paket wisata yang menjelajahi Jakarta secara keseluruhan, termasuk kemiskinan dan kekumuhan di Jakarta.

Paket wisata bernama Jakarta Hidden Tour ini memperlihatkan kepada turis bagaimana kehidupan warga Jakarta apa adanya. Jadi, jangan pernah bayangkan untuk menikmati wisata dengan mobil ber-AC atau segala keindahan alam.

Paket ini memboyong berkeliling Jakarta dengan menggunakan kendaraan umum seperti busway, kereta, bahkan bajaj dan becak.

Jakarta Hidden Tour diadakan sebagai wujud solidaritas antar sesama. Wisata menjunjung tinggi hubungan antara turis dan warga. Kedua, mereka sang penggagas menilai wisata ini sebagai bentuk perhatian terhadap kemanusiaan, budaya, dan lingkungan. Ketiga, tujuan wisata ini adalah pertemuan sosial budaya, serta pengembangan kesadaran akan kemanusiaan, budaya, dan lingkungan melalui sebuah diskusi.

Menurut para pengelola yang mereka lebih senang disebut dengan relawan. Tak hanya itu, sebesar 50 persen dari surplus yang didapat akan disumbangkan ke Interkulur Foundation.

Uang yang dihimpun dari yayasan tersebut akan digunakan untuk membawa warga yang sakit berobat ke dokter, membiayai anak-anak untuk sekolah informal, dan membantu kesulitan yang dialami orang tua.

Paket Jakarta hidden Tour ini akan membawa untuk menjelajahi Jakarta selama 4-5 jam. Biaya yang dikeluarkan sebesar USD $ 50 atau sekitar Rp 637 ribu per orang.

Perjalanan wisata diawali dengan mengunjungi salah satu ikon Jakarta, Bundaran HI. Kemudian, persinggahan dilanjutkan ke Masjib Istiqlal, Gereja Khatolik St Mary Assumption, dan beberapa bangunan bersejarah lainnya. Tak lupa, para tour guide yang merupakan relawan akan mencerikan kisah sejarah di balik pembangunan bangunan-bangunan tersebut.

Setelah menjelajahi ikon Jakarta, selanjutnya tour guide akan membawa Anda memasuki kehidupan miskin dan kumuh warga Jakarta. Melalui kawasan Sunda Kelapa, hunian di sekitar stasiun kereta, sungai, pasar, dan sebagainya menjadi wilayah utama yang dikunjungi.

Jakarta from outside and first sight it looks like a chaos jungle but inside it is a unique infrastructure and real Indonesia culture (Dari luar dan saat pertama melihat, Jakarta tampak seperti hutan kekacauan, tetapi tersimpan keunikan dari infrastruktur dan budaya asli Indonesia).realjakarta.blogspot.co.id.

Dengan hal tersebut Gubernur DKI Jakarta pun menanggapi paket wisata jakarta Hidden Tour tersebut. Bagaimanakah tanggapan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengenai paket wisata yang disebut-sebnut banyak diminati turis asing itu?

Sebagaimana dilansir kompas.com, “Saya kira orang luar negeri suka yang macam-macam ya. Wisata lihat macet juga ada. Aku pernah ketemu bule, dia sengaja datang ke Jakarta. Kenapa? Karena senang melihat kemacetan parah di Jakarta,” kata Ahok di Balai Kota, Jumat (16/9/2016).

Ahok mengakui, saat ini kondisi Jakarta memang belum bisa disetarakan dengan kota-kota besar di negara maju. Namun ia bertekad ingin mengubahnya. Caranya adalah dengan memindahkan warga yang kini bermukim di permukiman kumuh ke rumah susun.

Selain itu, Ahok menilai para pedagang kaki lima (PKL) yang kini banyak berjualan di trotoar harus direlokasi ke dalam pasar.

“Sekarang kami lagi memperbaiki supaya Jakarta jangan jadi bahan tertawaan orang,” ujar dia.

Menurut Ahok, upaya untuk membenahi Jakarta perlu dukungan dari semua pihak. Karena itu, ia menyayangkan apabila kebijakannya mendapat penolakan. Ia mencontohkan saat berusaha menertibkan permukiman kumuh di bantaran waduk dan sungai, lembaga seperti Komnas HAM malah membela warga yang hendak ditertibkannya.

“Sekarang di satu sisi kamu diledekin orang wisata kumuh, kasih mereka dong rumah lebih baik, kasih sekolah, kasih modal kerja supaya mereka lepas dari kemiskinan dan kekumuhan. Kalau memang (cara) saya dianggap bodoh, ajarin saya dong.”

Ia melanjutkan, “Jadi sebetulnya prinsip saya sederhana, kalau bodoh nurut, kalau pintar ngajarin. Jangan jadi orang sudah bodoh kagak mau nurut, pintar kagak mau ngajarin. Kurang ajar gue bilang,” kata Ahok.

Tags:
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply