Dengan Heroik Bocah Sembilan Tahun Gagalkan Perampokan

Berita, Kriminal, Nasional 0
Bocah Sembilan Tahun Gagalkan Perampokan

Bocah Sembilan Tahun Gagalkan Perampokan

(Cikancah-cyber) Dengan Heroik Bocah Sembilan Tahun Gagalkan Perampokan – Marsya (9) seorang anak perempuan, berhasil menggagalkan aksi dua pelaku penjambretan yang beraksi di Kampung Pisangan, Tambun Utara, Minggu (11/9).

“Pelaku saat itu sedang mengincar kalung emas yang digunakan Marsya saat dia sedang bermain di samping rumahnya di Kampung Pisangan, Desa Satriajaya, Tambun Utara,” kata Kapolsek Tambun Kompol Puji Hardi di Cikarang, Senin.

Puji meneruskan, dua orang pelaku mengendarai sepeda motor sempat berhasil merampas kalung emas seberat 4 gram milik Marsya, namun bocah ini dengan gagah berani mengejar sepeda motor para pejambret sampai akhirnya menggelayut pada bagian belakang sepeda motor mereka demi menahan lajunya.

Tindakan Marsya membuat para pejambret kehilangan keseimbangan sehingga sepeda motor yang mereka tumpangi terjungkal dan kemudian jatuh.

“Korban sempat menangis karena dijenggut rambutnya oleh pelaku yang ingin mengambil kalung di lehernya,” kata Puji.

Dan tangisan Marsya itu mengundang perhatian warga sekitar yang segera membantu korban menangkap pelaku.

“Korban menghadang para pelaku itu dengan menggelayuti motor pelaku yang mau kabur dari lokasi kejadian hingga terjatuh,” papar Puji.

Warga lalu mengejar para pelaku yang berlari meninggalkan sepeda motornya.

“Melihat para pelaku mencoba kabur, warga pun mengejarnya. Dan akhirnya warga berhasil menangkap satu pelaku, sedangkan satu pelaku lainnya berhasil lolos dari kejaran warga,” kata Puji.

Pelaku yang tertangkap tak ayak langsung dikeroyok hingga babak belur.

“Warga tak bisa menahan emosinya hingga membuat pelaku babak belur. Beruntung petugas kami datang dan langsung membawanya ke Polsek untuk penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Kepada polisi, pelaku mengaku bernama Rizky Saputra (17), warga Kampung Penggilingan Tengah, Desa Kebalen, Babelan, Kabupaten Bekasi.

“Pelaku saat ini sudah mendekam disel tahanan dan bakal dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara maksimal 7 tahun,” kata Puji. Sumber:antaranews.com

Tags:
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply