Hati-hati! Kokain Berbentuk Jagung Goreng Serbu Surabaya

Berita, Nasional 0
Kokain dengan "wajah" baru

Kokain dengan “wajah” baru

(Cikancah-Cyber.com) Hati-hati! Kokain Berbentuk Jagung Goreng Serbu Surabaya – Kalau berbicara tentang narkoba tidak pernah ada hentinya. Peredaran narkoba semakin mengkhawatirkan. Bandar dan pengedar kian licin. Mereka punya banyak cara untuk meloloskan barang haram tersebut hingga ke tangan pengguna. Salah satunya mengemas sedemikian rupa untuk mengelabui petugas. Yang terbaru adalah temuan kokain yang menyerupai marning, makanan ringan berbahan jagung goreng.

Awalnya, kokain dengan “wajah” baru itu disebut masih beredar di Bogor. Namun, versi polisi, narkotika tersebut sudah masuk ke Surabaya.

Saat ini polisi masih melakukan serangkaian proses penyidikan. “Kami temukan seminggu terakhir. Termasuk tembakau super itu,” jelas Kasatreskoba Polrestabes Surabaya AKBP Donny Adityawarman.

Donny masih enggan menyebutkan secara spesifik identitas penggunanya. Namun, dia membenarkan bahwa narkotika jenis itu termasuk mahal. Tidak semua orang bisa membelinya. Nah, orang yang diamankan polisi saat ini termasuk orang berduit.

Umumnya, mereka yang mengonsumsinya berkumpul dengan orang-orang yang selevel. Polisi sudah mengamankan barang buktinya. Hanya, belum bisa membeberkannya kepada publik. “Memang ini jenis baru. Masih kami dalami,” ucap alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 1997 tersebut.

Satreskoba masih akan memastikan narkotika itu. Termasuk mengujinya sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

Temuan narkoba dalam bentuk marning itu menunjukkan bahwa pengedar akan selalu bermetamorfosis. Mereka bakal punya produk narkotika jenis baru. Menyesuaikan dengan pangsa pasarnya.

Sebelumnya, satreskoba polrestabes membongkar peredaran sabu-sabu yang dikemas di dalam wafer. “Pelakunya sebenarnya orang lawas. Cuma, modus-modusnya akan terus berkembang. Pakai cara baru,” terang Donny.

Diduga, sabu-sabu wafer dimainkan dari dalam Rutan Medaeng. Saat ini polisi masih menunggu jawaban dari Kemenkum HAM agar bisa masuk ke dalam.

Pola-pola baru peredaran narkoba itulah yang harus cepat diketahui oleh aparat penegak hukum. Tugas mereka memetakan jaringan asalnya. Sejauh ini, belum terjawab siapa produsen narkotika jenis baru tersebut.

Secara terpisah, BNNK Surabaya baru tahu bahwa polisi sudah menemukan peredaran kokain marning. Meski sudah ada temuan, lembaga antimadat itu tidak akan berhenti untuk mencari peredarannya. “Kami tetap akan bergerak. Sampai sekarang masih mencari,” ucap Kepala BNNK Surabaya AKBP Suparti.

Suparti mengapresiasi polrestabes yang berhasil menemukan pengguna kokain marning itu. Menurut dia, siapa pun penggunanya harus bisa memastikan asal barang tersebut. BNN dan polisi terus bersinergi memerangi narkoba.

Perwira polisi dengan dua melati di pundak itu mengungkapkan, saat ini pihaknya berusaha mendekati beberapa komunitas. Dia tidak memerincinya.

Yang jelas, komunitas tersebut rentan dimasuki pengedar narkoba. Mereka biasanya jarang membaur dan punya pergaulan khusus. “Sebab, memang eksklusif. Saat ini kami sedang memilah-milahnya,” ungkap Suparti.

Pihaknya tidak mematok target. Penelusuran semacam itu membutuhkan waktu yang tidak singkat. Bisa mendapatkan barang haram itu saja sudah bagus, apalagi jika sampai menemukan pengguna dan pengedarnya.

Bagi BNNK, yang paling penting adalah pulihnya pengguna. Selama ini, pecandu bertahap dalam mengonsumsi narkotika. Misalnya, mengonsumsi dobel L terlebih dahulu sebelum akhirnya kecanduan sabu-sabu. Begitu pula pengguna kokain.

Biasanya, mereka bosan memakai sabu-sabu dan beralih ke kokain karena lebih praktis. Tinggal hirup. “Fokus utama tetap menyelamatkan korban penyalahgunaan narkotika. Yang kita perangi itu barang dan bandarnya,” jelas mantan Kapolsek Asemrowo itu. Sumber:jawapos.com.

Tags:
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply