Kapten Maroko yang Punya Paspor Indonesia Ingin Bela Timnas Garuda

Berita, Olahraga 0
Driss Fettouhi

Driss Fettouhi

(Cikancah-cyber) Kapten Maroko yang Punya Paspor Indonesia Ingin Bela Timnas Garuda – Driss Fettouhi, Siapakah dia? Dia merupakan gelandang kelahiran Casablanca, Maroko, yang juga belum pernah merumput di Indonesia.

Tidak usah kaget kalau suatu hari nanti pemain 26 tahun tersebut tiba-tiba berkostum tim nasional (timnas). Sebab, sejak 2014, pemain yang kini merumput di Qatar bersama Al Kharaitiyat itu memiliki paspor Indonesia.

Kok bisa? Bukankah dia tidak memiliki riwayat keturunan Indonesia atau tinggal di Indonesia dalam waktu yang lama? Di situlah misterinya.

Barangkali sama misteriusnya dengan asal usul paspor Indonesia milik Wanderley Santos Monteiro Junior, pemain Brasil yang merumput di Uni Emirat Arab. ”Itu dia. Saya juga tidak tahu (dari mana Fettouhi dapat paspor, Red),” kata Eddy Syahputra, agen pemain dari PT Ligina Sportindo.

Namun, berdasar informasi Redouane Barkaoui, kompatriot Fettouhi yang pernah membela Persib Bandung, paspor tersebut merupakan bantuan salah seorang pejabat tinggi Indonesia. Sebab, Fettouhi membela timnas Maroko dalam Islamic Solidarity Games di Palembang, Sumatera Selatan, pada 2013 silam.

Barkaoui, kata Eddy, tidak menyebutkan siapa pejabat yang dimaksud. Tetapi, menurut Eddy, sangat mungkin karena penampilannya yang bagus di turnamen tersebut, Fettouhi kemudian ditawari naturalisasi ke Indonesia.

‘Mungkin karena ada orang baik saja yang ingin membantu dia untuk bisa membela Indonesia. Tapi, prosesnya bagaimana, saya tidak tahu,” ujarnya.

Yang pasti, Eddy menganggap Fettouhi bisa menjadi aset berharga timnas Indonesia. Pemain yang pernah merumput di Prancis bersama Le Havre tersebut adalah anggota timnas Maroko U-23 yang bertanding di Olimpiade London 2012.

Menurut salah satu sumber yakni Wikipedia, Fettouhi bahkan dipercaya sebagai kapten. ”Beberapa hari lalu saya dihubungi Barkaoui bahwa Fettohui sudah sangat ingin membela timnas Indonesia,” ungkap Eddy.

Dalam di situs Transfermarkt tertera bahwa Fettouhi berkewarganegaraan ganda: Maroko dan Indonesia. Padahal, Indonesia tidak mengenal dual citizenship. (Sumber: JawaPos.com).

Tags:
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply