Menceritakan Pengalaman yang Menarik

Bahasa 0
 Contoh Cerita Pengalaman Pribadi dam Cara Menceritakan Pengalaman Pribadi yang Mengesankan

Contoh Cerita Pengalaman Pribadi dam Cara Menceritakan Pengalaman Pribadi yang Mengesankan

(Cikancah-Cyber) Menceritakan Pengalaman yang Menarik – Tahukah arti dari pepatah “Pengalaman adalah guru yang terbaik”? Benar, dengan banyaknya pengalaman yang dialami seseorang, menyebabkan orang tersebut mawas diri, hati-hati, bijaksana, dan arif. Bahkan pengalaman yang dialami orang lain pun juga berguna.

Sebagaimana kita ketahui bahwa pengalaman itu bermacam-macam. Ada pengalaman menyedihkan, menggembirakan, menyenangkan, menegangkan, dan sebagainya. Semua pengalaman itu akan menarik, jika cara menceritakannya menarik pula.

Agar dapat menceritakan pengalaman dengan menarik maka lakukan langkah-langkah berikut ini.

Langkah I
Mendata beberapa pengalaman yang mengesankan.

Contoh :

a. Lolos dari penculikan.
b. Menang lomba balap sepeda.
c. Memakai baju terbalik.
d. Mendapat hukuman dari bapak.
e. Menjadi petugas upacara bendera.

Langkah 2
Dari beberapa pengalaman tersebut, tentukan pengalaman yang paling berharga. Misalnya, pengalaman memenangkan balap sepeda.

Langkah 3
Setelah menentukan satu pengalaman, kemudian kita buat kerangkanya seperti berikut.
a. Ingin ikut lomba balap sepeda
b. Peserta hanya sedikit

– Sepedaku adalah sahabatku
– Suasana lomba
– Akhirnya aku menang

Langkah 4
Menceritakan pengalaman :

Menang Lomba Balap Sepeda

Teman-teman, hari Minggu kemarin aku ikut lomba balap sepeda. Sebenarnya sih lomba itu tidak begitu banyak diikuti peserta. Maklum, akibat gempa
setahun lalu, banyak teman-temanku pindah dari desa ini. Walau peserta hanya 6 orang, aku tetap bersemangat.

Mengapa? Karena sepeda inilah satu-satunya harta berhargaku. Semua telah hancur luluh akibat gempa itu. Sepeda itu seperti sahabatku. Setiap hari
kubersihkan, kuberi minyak agar tidak berkarat dan ku ajak pergi ke mana-mana.

Hari inilah aku akan memberikan hadiah bagi sepedaku. Aku datang paling awal. Kutepuk-tepuk layaknya orang tua mengantar anaknya ke medan laga. Hingga tibalah waktu berlomba Tit… tit… tit … peluit tanda dimulai melengking panjang. Aku sudah di atas sepeda. Tanganku sudah memegang ‘stang’nya, kakiku yang satu sudah bersiap mengayuh pedalnya. Dan … wus … wus… wus kukayuh sekuat tenagaku. Terus … terus dan terus. Dan akhirnya aku memasuki garis finis itu. Aku bersorak dan berteriak …. Hore …. Aku menang! Inilah hadiah untuk sepedaku yang senantiasa mengantarku ke mana pun aku pergi.(Sumber:buku paket bahasa Indonesia kelas 7).

 Itulah pembahasan tentang cara Menceritakan Pengalaman yang Menarik.

Artikel menarik lainnya :

Tags:
Rate this article!
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply