Menyampaikan Pendapat dan Tanggapan dalam Diskusi

Bahasa 0
Menyampaikan Pendapat dan Tanggapan dalam Diskusi

Menyampaikan Pendapat dan Tanggapan dalam Diskusi

(Cikancah-Cyber) – Saat menyampaikan pendapat atau gagasan di dalam diskusi, gagasan yang akan disampaikan harus sesui dengan topik yang sedang dibahas. Pendapat harus bersifat logis, yaitu dapat diterima oleh akal disertai alasan-alasan serta bukti dan fakta-fakta sehingga pendapat yang di kemukakan dapat meyakinkan peserta diskusi yang lain.

Pendapat juga harus bersifat analistis, maksudnya pendapat disampaikan secara sistematis, teratur, dan mendalam serta tidak berbelit-belit. Selain itu, pendapat juga harus disampaikan secara kreatif yaitu, apa yang disampaikan merupakan hal yang baru bernilai tinggi atau berkualitas. Namun, semua pengungkapan gagasan, ide, atau usulan harus disampaikan dengan bahasa yang santun, jelas, tepat, dan objektif.

Pendapat merupakan gagasan, pikiran, atau ide tentang suatu hal (orang atau peristiwa). Jika mengajukan pendapat dalam diskusi, Anda harus memiliki argumentasi.
Argumentasi adalah alasan, contoh, dan bukti sehingga peserta diskusi membenarkan pendapat, gagasan, dan sikap. Agar Anda mampu mengemukakan pendapat dengan alasan yang logis, lakukan langkah-langkah berikut.
1. Berpikir kritis dan logis.
2. Menjauhkan emosi dan subjektivitas.
3. Mampu memilih fakta yang sesuai dengan tujuan sehingga dapat ditarik kesimpulan yang sulit dibantah.
Dalam suatu diskusi, pendapat yang disampaikan peserta diskusi belum tentu dapat diterima oleh peserta diskusi lainnya. Sebaliknya, peserta lain sering menolak atau menyanggah dan mengajukan pendapatnya sendiri. Persetujuan dan penolakan suatu pendapat harus bersifat objektif dan disertai alasan yang logis.
Contoh kalimat persetujuan pendapat:
Saya sependapat dengan pendapat Saudara bahwa motivasi berasal dari diri sendiri dan didukung oleh dorongan orang-orang sekitar. Hal terpenting untuk memotivasi diri yaitu tetap teguh pendirian dan sabar.
Contoh kalimat penolakan pendapat:
Saya kurang sependapat dengan pernyataan yang Anda sampaikan karena wirausaha memerlukan modal bukan hanya kemauan. Kemauan tanpa ada kemampuan sama saja nol.
Ketika hendak menolak atau menyanggah pendapat orang lain, Anda harus mengingat hal-hal berikut.
1. Emosi marah dan prasangka negatif harus dihindari.
2. Sanggahan harus objektif, logis, dan jujur.
3. Menunjukkan data, fakta, ilustrasi, contoh, atau perbandingan yang dapat meyakinkan peserta lain.
4. Sanggahan atau penolakan disampaikan secara urut, teliti, dan tidak berbelit-belit. Dengan demikian, sanggahan mudah dimengerti.
5. Jangan menjelekkan atau menyinggung orang lain.
Dalam suatu diskusi, peserta diskusi dapat mengemukakan tanggapan. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika mengemukakan tanggapan. Cara mengemukakan pertanyaan atau tanggapan.
1. Pertanyaan atau tanggapan yang dikemukakan berhubungan dengan masalah yang sedang dibicarakan.
2. Pertanyaan atau tanggapan dapat mempercepat pemahaman masalah, penemuan sebab, dan pemecahan masalah.
3. Pertanyaan atau tanggapan tidak mengulangi pendapat yang pernah disampaikan peserta lain.
4. Pertanyaan atau tanggapan disampaikan dengan kata dan kalimat yang tepat.
5. Pertanyaan atau tanggapan disampaikan dengan sikap terbuka dan sopan.
6. Pertanyaan atau tanggapan dapat didukung atau diperjelas dengan gerak, mimik, nada suara, tekanan, dan intonasi.

Artikel menarik lainnya :

Tags:
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply