Pengertian, Ciri-ciri, Struktur, dan Contoh Teks Eksplanasi

Bahasa 0
Teks Eksplanasi Pengertian Struktur Ciri Ciri dan Contoh

Teks Eksplanasi : Pengertian, Struktur, Ciri Ciri dan Contohnya

Pengertian Teks Eksplanasi

Ekspalanasi berasal dari kata “explain” yang artinya jelaskan. Dengan demikian maka dapat disimpulkan bahwa teks eksplanasi adalah teks yang didalamnya berisi penjelasan atau proses-proses bagaimana dan mengapa dari sebuah topik yang berkaitan dengan suatu kejadian atau lingkungan sekitar dalam kehidupan sehari-hari.

Tanpa kita sadari semua fenomena yang terjadi disekitar kita memiliki hubungan sebab dan akibat dalam setiap prosesnya. Disamping merasakan fenomena tersebut, kita juga harus menganalisa dan mencermati apa sebab dan akibat yang terjadi.

Ciri-Ciri Teks Eksplanasi

Suatu teks dapat dikatakan sebagai teks eksplanasi jika memiliki kriteria dibawah ini :

  1. Informasi yang terkandung didalam teks bersifat fakta dan bukan merupakan rekayasa.
  2. Informasi yang disampaikan adalah informasi ilmiah atau real yang mengandung pengetahuan dan bukan merupakan karangan atau fiksi.
  3. Memiliki sifat yang informatif dan membujuk pembacanya.
  4. Diawali dengan pernyataan umum,  urutan sebab dan akibat, dan terdapat interpretasi.

Struktur Teks Eksplanasi

Berikut adalah struktur teks eksplanasi yang benar terdiri dari :

  1. Pernyataan Umum : adalah bagian pertama dari teks eksplanasi yang terdapat pada awal paragraf yang berisi tentantang penyampaian topik atau permasalahan yang dibahas. Pada bagian ini berisi gambaran mengapa dan bagaimana sebuah fenomena dapat terjadi. Dalam menulis pernyataan umum harus menarik agar pembaca tertarik untuk membacanya.
  2. Deretan Penjelas : Berisikan tentang hubungan sebab dan akibat tentang suatu fenomena yang akan disusun berdasarkan urutan waktu.
  3. Interpretasi : Adalah bagian akhir atau penutup teks eksplanasi yang terdapat pada akhir paragraf dan berisi inti atau kesimpulan dari sebuah fenomena.

Contoh Teks Eksplanasi

Berikut ini adalah contoh teks eksplanasi :

Proses terjadinya banjir

Banjir adalah fenomana alam yang kerap terjadi di Indonesia pada saat musim penghujan seperti sekarang ini. Karena sifatnya yang merugikan maka banjir disebut sebagai bencanan alam. Banjir dapat terjadi karena meluapnya air sungai, drainase, selokan yang disebabkan tidak bisa menampung banyaknya air hujan.

Kesadaran masyarakat akan pentingnya membuang sampah pada tempatnya merupakan masalah dan tantangan yang harus dihadapi karena 30% penyebab terjadinya banjir adalah pola hidup membuang sampah ke sungai yang dilakukan oleh sebagian orang, Disamping itu mulai menjamurnya masyarakat yang mendirikan rumah atau bangunan di bantaran sungai ikut menambah proses terjadinya banjir.

Secara umum terdapat dua faktor yang dapat mengakibatkan terjadinya banjir yakn faktor alam dan faktor sosial. Yang pertama adalah faktor alam seperti terjadinya hujan lebat terus menerus dan tanpa henti yang mengakibatkan meluapnya aliran sungai hingga memenuhi wilayah daratan.

Faktor kedua yakni faktor sosial. Jika berbicara tentang faktor sosial maka kita juga membicarakan pola hidup manusia. Manusia sering merusak alam dan tidak pernah perduli terhadap lingkungan menyebabkan terjadinya banjir dengan membuang sampah sembarangan disungai dan mendirikan bangunan-bangunan yang tidak semestinya di sekitar bantaran sungai.

Tumpukan sampah, pendangkalan sungai dan kurangnya daerah resapan air hujan ikut memperburuk keadaan saat musim penghujan tiba. dengan menumpuknya sampah akan mengakibatkan aliran air tidak lancar yang nantinya air akan meluap ke pemukiman warga.

Berdasarkan pemaparan dari informasi diatas, kita dapat menarik kesimpulan bahwasa bencana banjir tidak semata-mata karena faktor alam saja, tetapi masih ada faktor sosial yang mana manusialah yang menjadi pelakunya. Maka dari itu, kita harus pandai-pandai dalam berinstrospeksi keenapa banjir dapat terjadi disekitar kita.

Tags:
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply