Tingkatan Tema Menurut Shipley

Sastra 0
Tingkatan Tema Menurut Shipley

Tingkatan Tema Menurut Shipley

(Cikancah-Cyber) – Pada dasarnya tema adalah makna yang dikandung oleh suatu cerita (Kenny dan Stanton) oleh sebab itu penafsiran tema pun akan berbeda jika dipandang dari sudtu tertentu.

Hartoko dan Rahmanto (1986:142) mengatakan tema adalah gagasan dasar umum yang menopang sebuah karya sastra dan yang terkandung di dalam teks sebagai struktur semantis dan yang mengangkat persamaan-persamaan atau perbedaan-perbedaan.

Nurgiantoro dalam bukunya teori pengkajian fiksi menyebutkan bahwa tema adalah makna sebuah cerita yang secara khusus menerangkan sebagian besar unsurnya dengan cara yang sederhana, hal ini sejalan dengan Kenny dan Stanton. Secara sederhana tema adalah makna keseluruhan dalam sebuah cerita.

Ada 5 tingkatan tema menurut Shipley, yaitu :

  • Tema Tingkat Fisik (man as molecul)
    Sesuai dengan namanya fisik, maka cerita dengan tema ini lebih menonjolkan hal-hal yang berhubungan dengan fisik. Cerita-cerita karangan Bastian Tito (Wiro Sableng) atau Asmaraman S Kho Ping Hoo tentu sudah sangat melegenda bagi pembaca cerita silat.
  • Tema Tingkat Organik (man as protoplasm)
    Tema ini menonjolkan seksualitas (biasanya explisit). Untuk memahami tema ini, silakan baca novel-novel Ayu Utami, seperti Saman, Bilangan Fu, dan Larung. Tak luput juga tema lesbian seperti karya Herlinatiens (Garis Tepi Seorang Lesbian), dan homoseksual karya Rangga, The Sweet Sin.
  • Tema Tingkat Sosial (man as socius)
    Tema ini paling banyak ditulis. Berisi konflik-konflik yang sering terjadi di masyarakat. Tengok Laskar Pelangi karya Andrea Hirata tentang konflik di dunia pendidikan atau Ronggeng Dukuh Parukkarya Ahmad Tohari yang berisi suka duka seorang ronggeng hidup pada masyarakat di sekitar tempat tinggalnya.
  • Tema Tingkat Egois (man as individualism)
    Tema ini lebih menonjolkan bagaimana sikap individu dalam menyikapi permasalahannya. Sikap tersebut mencangkup sikap batin Sang Tokoh yang berhubungan dengan egoisitas, harga diri atau martabat. Saya jadi ingat Perempuan Kembang Jepun karya Lan Fang.
  • Tema Tingkat Divine
    Tema religi dan memakai filosofi-filosofi termasuk jenis tema Divine.Novel-novel karya Habiburraman El Shirazy atau novel semacamDunia Sophie milik Jostein Gaarder adalah contoh tema divine.

Shipley menggolongkan tema ke dalam 5 tingkatan dan kesemua tingkatan itu seperti piramida terbalik, dimana tingkatan paling bawah adalah tema fisik dan yang paling tinggi adalah tema divine. Hanya sedikit pembaca yang benar-benar mengerti dan merenung setelah membaca cerita yang temanya berada pada tingkat divine.

Artikel menarik lainnya :

Tags:
Rate this article!
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply