Fenomena Supermoon akan Terjadi Malam Ini

Teknologi 0
Fenomena Bulan Raksaksa Supermoon Akan Terjadi Malam Ini

Fenomena Bulan Raksaksa Supermoon Akan Terjadi Malam Ini

Cikancah-Cyber – Fenomena alam Supermoon atau bulan penuh akan terjadi pada hari Senin petang 14/11/2016. Supermoon bakal kelihatan hampir di seluruh penjuru dunia termasuk di Indonesia.

Supermoon pada 14 November akan bertepatan dengan fase Bulan Purnama, yang terjadi tepatnya pukul 20.52 WIB. Dengan begitu, kita akan melihat diameter sudut Bulan Purnama yang lebih besar dari Bulan Purnama yang terjadi pada 68 tahun terakhir.‎

Ada beberapa fakta tentang Supermoon pada tahun 2016 ini yang berhasil dirangkum dari berbagai sumber, yaitu :

Supermoon Merupakan Fenomena Alam Biasa

Dikatakan fenomena alam biasa karena supermoon itu merupakan hal biasa terjadi. Supermoon terjadi ketika Bulan mencapai fase purnama di titik terdekat dari Bumi atau perigee. Sehingga purnama akan terlihat lebih besar dan terang.

Supermoon hanya akan terlihat 14% lebih besar dan 30% lebih terang dibanding purnama di titik terjauh dari Bumi atau apogee. Sedangkan jika dibandingkan dengan purnama pada umumnya perbedaannya hanya 7% lebih besar dan 15% lebih terang.

Supermoon umumnya akan terjadi beberapa kali dalam setahun. Sedangkan supermoon besar akan terjadi setiap 1 tahun 48 hari sekali. Jika terlewatkan supermoon 14 November 2016 nanti masih ada kesempatan untuk mengamatinya tahun depan. Sedangkan supermoon besar akan terjadi lagi 1 tahun 48 hari setelahnya atau pada 2 Januari 2018.

Supermoon Terbesar Sejak Tahun 1948

Supermoon 14 November bakal menjadi yang terbesar sejak kejadian serupa yang terjadi pada 1948. Senin pukul 15.09 WIB, Bulan akan melintas di orbit dengan jarak 356.511 km dari Bumi. Jarak itu adalah yang terdekat dilintasi Bulan selama mengitari Bumi sejak 68 tahun lalu. Secara angka, supermoon nanti akan tampak 30 persen lebih terang dan 14 persen lebih besar ketimbang Bulan purnama.

Supermoon Punya Nama Panggilan Beaver

Supermoon bulan November ini ternyata memiliki nama panggilan sendiri. Dari laporan situs Space.com, suku asli Amerika Algonquin menamakannya Beaver Moon atau Bulan berang-berang.

Hal tersebut diyakini orang pribumi AS dulu bahwa bulan November merupakan waktu yang sempurna untuk memasang jebakan berang-berang sebelum rawa membeku untuk persedian makanan mereka.

Supermoon Bisa Dinikmati oleh Mata Telanjang

Menurut Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin, supermoon 14 November bisa dinikmati oleh warga tanpa alat bantuan. Dengan catatan langit harus bebas dari awan gelap agar pemandangannya lebih maksimal.

Supermoon akan Terlihat Sepanjang Malam di Indonesia

Supermoon tetap bisa terlihat sepanjang malam. Mulai saat supermoon terbit di timur saat senja hingga terbenam di barat saat fajar. Jika di awal malam sedang berawan sehingga tidak terlihat supermoon sama sekali. Bisa mencoba mengamatinya lagi saat tengah malam atau menjelang matahari terbit.

Supermoon Tidak akan Terlihat di Bumi Sampai 2034

Fenomena serupa diprediksi akan terjadi lagi dalam kurun waktu yang cukup lama, yakni 25 November 2034. Supermoon terbesar di abad 21 akan terjadi pada 6 Desember 2052. Ketika puncak purnama pada 6 Desember 2052 pukul 14:18 WIB Bulan akan berada 356.429 kilometer dari Bumi dan terlihat sebesar 33,53 menit busur. Supermoon terbesar abad 21 baru akan terkalahkan oleh supermoon terbesar abad 22 yang akan terjadi pada 29 Januari 2116.

Artikel menarik lainnya :

Tags:
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply