Hal-hal yang Harus Diperhatikan Dalam Musikalisasi Puisi

Sastra 0
Musikalisasi Puisi Sajak Putih

Musikalisasi Puisi Sajak Putih

Cikancah- Cyber – Musikalisasi puisi? Dapatkah membuat sebuah musikalisasi puisi? Apa sebenarnya musikalisasi puisi itu?

Dalam kenyataan sehari-hari banyak puisi yang dapat dilagukan. Tidak sedikit juga lagu yang syairnya sangat puitis. Puisi dapat diekspresikan dalam bentuk lagu disertai dengan iringan musik. Iringan musik tidak harus menggunakan alat musik yang canggih. Iringan dapat menggunakan alat musik seadanya misalnya tepukan tangan, ketukan meja, atau alat sederhana yang lain.

Pengekpresian puisi dengan musik atau lagu seperti itulah yang disebut musikalisasi puisi. Aransemen lagu dalam puisi yang akan dimusikalisasi harus disesuaikan dengan tema atau pesan yang terkandung dalam isi puisi. Antara tema, pesan, dan isi puisi dengan irama musiknya harus selaras. Puisi yang bertema perjuangan penuh semangat dapat dinyanyikan dengan irama mars.

Dalam membuat aransmen lagu sebuah puisi harus melibatkan daya kreativitas yang tinggi. Penciptaan aransmen lagu puisi akan melahirkan sebuah lagu yang merdu untuk didengarkan.

Berdasarkan Kaidah Bahasa Indonesia yang disebut dalam Hukum DM  (diterangkan menerangkan), maka kata puisi menerangkan kata musik. Kata puisi merupakan atribut, sifat dari kata utama musik, hingga pengertian istilah musik puisi adalah musik yang puitis.

Jadi, musiklah yang dibicarakan di sini, yaitu musik yang puitis, bukan puisinya. Apabila kita membicarakan puisinya, maka istilah di atas harus diubah menjadi puisi musik. Istilah musikaliasi puisi berarti puisi merupakan subjek dari perbuatan, yaitu memusikkan puisi, atau membuat puisi menjadi musik.

Sementara itu puitisasi musik memiliki pengertian membuat musik menjadi puitis. Kejelasan definisi seperti ini memang harus dilakukan terlebih dulu jika kita ingin membicarakan konsep seperti musikalisasi puisi.

Ada hal-hal yang harus diperhatikan dalam musikalisasi puisi antara lain : (1) Penghayatan, yaitu pemahaman isi puisi yang akan dimusikalisasi, (2) Vokal, yang meliputi kejelasan ucapan, jeda, kelancaran, ketahanan, dan (3) Penampilan, yakni dengan gerakan-gerakan yang wajar, tidak dibuatbuat, sesuai dengan penghayatan isi puisi yang dibawakan.

Untuk melatih membawakan musikalisasi puisi, lantunkanlah puisi berikut menjadi lagu dengan irama gitar atau alat music lainnya sesuai dengan kunci yang ditunjukkan sebagai berikut.

Sajak Putih

Karya: Chairil Anwar

Bersandar pada tari warna pelangi

D                    F#        Em        A      D

Kau depanku bertundung sutra senja

D               F#     EM                  A     D

Di hitam matamu kembang mawar dan melati

D                    F#     Em               A               D

Harum rambutmu mengalun bergelut senda

AD                   F# Em                 A D F# Em

Hidup dari hidupku, pintu terbuka

F#                    Em   A          D

Selama matamu bagiku menengadah

F#                            Em  A               D

Selama kau darah mengalir dari luka

F#                                 Em      A      D

Antara kita Mati datang tidak membelah

F#          Em            A    D    F#          Em

hoho..ho..ho..hoho

A           D

Suatu lagu dapat kita dengarkan dengan enak dan harmonis dikarenakan dalam pembuatannya memakai suatu struktur yang tersistem. Sistem dalam sebuah lagu banyak ditentukan oleh irama yang tersusun oleh parameter berikut :

(1) Nada (melodi) Nada adalah unsur terkecil dalam sebuah musik yang mempunyai jenis tinggi dan rendah, (2) Durasi nada adalah suatu notasi pada nada, sehingga bisa menggambarkan not atau nada tersebut dibaca panjang atau pendek atau dengan durasi yang lama atau sebentar, (3) Accord (progress) adalah suatu rangkaian nada-nada yang tersusun secara teratur dari sebuah tangga nada, (4) Ritme merupakan sesuatu yang menyangkut ketukan detik yang teratur dan pola yang teratur, (5) Nada dasar (tangga nada) merupakan kerangka utama sebuah lagu, dan (6) Syair dan lirik.

Sebenarnya tidak sulit bagi kalian untuk memusikalisasi puisi. Hal ini disebabkan karena lagu-lagu yang ada pada dasarnya adalah puisi. Memusikalisasi puisi dapat dimulai dengan menentukan nada melodi pada lagu. Penentuan nada dapat dilakukan dengan beberapa aturan, yaitu berikut.

  1. Nada-nada yang jatuhnya bersamaan dengan hitungan.
  2. Nada-nada yang jatuhnya sesudah hitungan.
  3. Nada-nada yang jatuhnya sebelum hitungan.

Setelah itu, kita harus memberikan notasi nada. Maka dengan itu, harus menulis syairnya terlebih dahulu. Perlu diingat bahwa nada melodi vokal kebanyakan jatuh pada tiap suku kata syair lagu tersebut.

Demikian artikel tentang hal-hal yang perlu diperhatikan dalam membuat musikalisasi puisi, semoga bermanfaat.

Artikel menarik lainnya :

Tags:
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply