Menyunting Karangan

Bahasa 0
Pengertian Menyunting Karangan dan Contoh Menyunting Karangan

Pengertian Menyunting Karangan dan Contoh Menyunting Karangan

Cikancah-Cyber – Sebuah tulisan atau karangan setelah selesai ditulis harus dikoreksi atau disunting (edit) kembali untuk mengetahui kesalahan-kesalahan dalam karangan tersebut dan selanjutnya diperbaiki.

Menyunting adalah suatu kegiatan mengedit, mengubah, atau merapikan susunan letak atau penggunaan bahasa sebuah naskah tanpa mengubah makna. Perbaikan dapat bersifat menyeluruh atau sebagian.

Penyuntingan karangan meliputi (1) ejaan, (2) tanda baca, (3) pilihan kata, (4) keefektifan kalimat, (5) keterpaduan paragraf, serta (6) kebulatan wacana. Kemampuan penyunting sangat penting untuk dikuasai agar kamu dapat menghasilkan karangan yang baik.

1.Menyunting Penulisan Ejaan

Penyuntingan penulisan ejaan meliputi pemakaian huruf (penulisan huruf kapital, penulisan huruf cetak miring), penulisan kata (kata dasar, kata bentukan, kata ulang, gabungan kata, kata ganti, kata depan, partikel, singkatan, akronim), penulisan angka dan lambang bilangan, penulisan unsur serapan, dan pemakaian tanda baca.

2.Menyunting Tanda Baca

Kesalahan penggunaan tanda baca sering dilakukan oleh penulis terutama penulis pemula. Penyuntingan tanda baca meliputi pemakaian tanda titik, koma, titik dua, titik koma, tanda hubung, tanda kurung, tanda kurung siku, tanda pisah, tanda tanya, tanda seru, tanda petik dua, tanda petik satu. Penjelasan mengenai pemakaian tanda baca ini dapat dilihat pada Pedoman Ejaan Bahasa Indonesia.

3.Menyunting Pilihan Kata/Diksi

Tulisan dapat dianggap kurang baik jika pilihan katanya kurang tepat. Pilihan kata sangat berkaitan dengan makna. Pilihan kata yang tepat dan sesuai akan membantu pembaca dengan cepat memahami gagasan penulis. Kata-kata yang memiliki kesamaan makna dalam konteks tertentu akan menimbulkan makna yang berbeda. Di sinilah pentingnya pemilihan kata yang tepat bagi penulis dalam menyampaikan gagasannya.

4.Menyunting Ketidakefektifan Kalimat

Kalimat merupakan perwujudan utama dalam pemakaian bahasa. Dalam berbahasa baik lisan maupun tertulis, seseorang tidak menggunakan kata-kata secara lepas, tetapi kata-kata itu dirangkai menjadi kalimat.

Kata-kata yang dirangkai menjadi kalimat dapat dikatakan efektif apabila kalimat itu menyatakan gagasan secara logis. Kalimat itu bermakna tunggal, kalimat itu menggunakan kata yang konseptual, lugas, dan baku, kalimat itu gramatikal, kalimat tidak rancu, kalimat itu tidak menggunakan kata-kata yang mubazir, kalimat itu ditulis dengan tata tulis yang benar.

5.Menyunting Kepaduan Paragraf

Padu atau tidaknya sebuah paragraf dapat disebabkan oleh ada atau tidaknya kalimat yang tidak diperlukan atau kalimat sumbang yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan paragraf. Sebuah paragraf dikatakan padu apabila gagasannya utuh, serta paparan paragraf lengkap.

6.Menyunting Kebulatan Wacana

Kebulatan wacana dapat dilihat dari keseluruhan karangan. Adakah paragraf dalam karangan itu yang tidak sejalan dengan gagasan secara keseluruhan dalam karangan. Jika ada, paragraf itu harus disunting dengan menghilangkan atau dengan memperbaiki sesuai dengan gagasan keseluruhan karangan.

Tags:
Rate this article!
Menyunting Karangan,5 / 5 ( 1votes )
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply