Pandu Wijaya Temui Gus Muh dan Meminta Maaf

Nasional 0
KH Mustofa Bisri atau Gus Muh

KH Mustofa Bisri atau Gus Muh

Cikancah-Cyber – Patut mencontoh ketauladan KH Mustofa Bisri atau Gus Muh. Gus Muh memaafkan Pandu Wijaya yang telah menghinanya. Beliau meminta agar karyawan PT Adhi Karya, Pandu Wijaya tidak dipecat.

Hal tersebut disampaikan melalui akun twitter @gusmusgusmu, Gus Mus sapaan KH Mustofa Bisri, menjawab permintaan para netizen yang meminta agar Pandu dipecat dari tempatnya bekerja. “Jangalah. Dia sudah menyesal dan meminta maaf. Al-Musamih kariim…,” cuit akun @gusmusgusmu, Jumat (25/11/2016).

Komisaris Utama PT Adhi Karya Fadroel Rachman juga melontarkan permintaan maaf kepada Gus Mus melalui akun twitternya @fajroeL. “Atas nama pribadi dan @AdhiKaryaBUMN saya ucapkan MOHON MAAF SEBESAR-BESARNYA kepada @gusmusgusmu atas ucapan tak pantas karyawan kami- FR,” kata Fadjroel melalui pribadinya, Rabu 23 November 2016.

Kemudian beredar surat dari PT Adhi Karya mengenai pemberian surat peringatan ketiga tertanggal 24 November 2016 yang ditandatangani manajer proyek renovasi Stadion Utama Gelora Bung Karno, Wikrama Wardana.

Komentar Pandu terhadap Gus Mus menjadi pembicaraan karena dianggap kasar. Pandu mengomentari cuitan Gus Mus mengenai adanya rencana salat jumat di jalan raya pada 2 Desember mendatang.

“Kalau benar, wah dalam sejarah Islam sejak zaman Rasulullah SAW baru kali ini ada BID’AH sedemikian besar. Dunia Islam pasti heran,” kicau Gus Mus melalui akun @gusmusgusmu, 23 November 2016.

Tulisan Mus direspons Pandu dengan menuliskan. “Dulu gak ada aspal gus di padang pasir, wahyu pertama tentang salat jumat jg saat Rasulullah hijrah ke madinah,” tulis @panduwijaya_.

Atas peristiwa itu akhir Pandu Wijaya dengan diantar keluarganya datang menemui langsung KH Mustofa Bisri atau Gus Mus. Dia meminta maaf karena telah menghina tokoh Nahdlatul Ulama (NU) itu.

Suasana pertemuan tersebut nampak hangat. Pandu dan keluarganya disuguhi makanan dan minuman oleh Gus Mus. Akun GP Ansor Kraksaan menyebut Pandu telah meminta maaf kepada pengasuh Pondok Pesantren Raudlatuh Tholibin, Rembang, Jawa Tengah, itu.

Tags:
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply