Struktur Naskah Drama

Sastra 0
struktur yang membangun naskah drama

Struktur yang Membangun Naskah Drama

Cikancah-Cyber – Drama dalam perkembangannya pada zaman sekarang, bisa kita saksikan lewat sinetron di televisi. Selain itu drama juga bisa kita saksikan lewat pementasan teater.

Sinetron dibuat melalui berbagai tahapan, salah satunya adalah penulisan skenario atau teks play. Dalam penulisan skenario pada prinsipnya sama dengan penulisan naskah drama, walaupun keduanya memiliki perbedaan-perbedaan.

Penulis naskah skenario memiliki peran yang sangat penting dalam pembuatan film atau pementasan drama. Naskah drama dapat dibuat atau ditulis berdasarkan peristiwa nyata yang terjadi di sekitar lingkungan kita.

Sebelum kita menulis naskah drama perlu dipahami terlebih dahulu struktur yang membangun naskah drama. Menurut herman J. Waluyo, struktur naskah drama itu meliputi :

Baca Juga : Naskah Drama Joko Bodo

  1. Plot atau Alur
    Plot atau kerangka cerita, yaitu jalinan cerita atau kerangka cerita dari awal hingga akhir yang merupakan jalinan konflik antara dua tokoh atau lebih yang saling berlawanan.
  2. Penokohan atau Perwatakan
    Penokohan sangat erat hubungannya dengan perwatakan. Penokohan merupakan susunan tokoh-tokoh yang berperan dalam drama. Tokoh-tokoh itu selanjutnya akan dijelaskan keadaan fisik dan psikisnya sehingga akan memiliki watak atau karakter yang berbeda-beda.
  3. Dialog atau Percakapan
    Yang menjadi ciri khas naskah drama adalah naskah itu berbentuk percakapan atau dialog. Dialog dalam naskah drama berupa ragam bahasa yang komunikatif sebagai tiruan bahasa sehari-hari bukan ragam bahasa tulis.
  4. Seting atau Latar
    Setting disebut juga latar cerita yaitu penggambaran tentang waktu, tempat, dan suasana terjadinya sebuah cerita drama.
  5. Tema atau Dasar Cerita
    Tema merupakan gagasan pokok yang mendasari sebuah cerita dalam drama.Tema dikembangkan melalui alur dramatik dalam plot melalui tokoh-tokoh antagonis dan protagonis dengan perwatakan yang saling berlawanan sehingga memungkinkan munculnya konflik di anatara keduanya.
  6. Amanat atau Pesan
    Pengarang naskah drama pasti menyampaikan sebuah pesan tertentu dalam karyanya. Pesan itu dapat tersirat maupun tersurat. Pembaca yang jeli akan mampu mencari pesan yang terkandung dalam naskah drama. Pesan itu dapat disampaikan melalui kegiatan percakapan antartokoh atau perilaku setiap tokoh.
  7. Petunjuk Teknis atau Teks Samping
    Ketika akan membuat naskah drama diperlukan petunjuk teknis atau teks samping yang sangat diperlukan apabila naskah drama itu dipentaskan. Petunjuk sampaing itu berguna untuk petunujuk teknis tokoh, waktu, suasana, pentas, suara, musik, keluar masuk tokoh, keras lemahnya dialog, warna suara, dan sebagainya. Biasanya teks samping ditulis bercetak miring dan diberi tanda kurung di dalam kutipan drama tersebut. Teks samping berfungsi menjelaskan segala sesuatu yang harus diperankan pelaku dan penggambaran adegan dalam naskah drama.

Demikian pembahasan singkat tentang struktur pembentuk naskah drama yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat bagi semuanya.

Artikel menarik lainnya :

Tags:
Rate this article!
Struktur Naskah Drama,5 / 5 ( 1votes )
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply