Penggunaan Tanda Titik Dua (:) Menurut EYD

Bahasa 0
Fungsi Tanda Titik Dua (:)

Fungsi Tanda Titik Dua (:)

Cikancah-Cyber – Selain tanda titik dan dan tanda koma, ada juga tanda baca yang lain yaitu tanda titik dua. Tanda titik dua (:) biasa digunakan atau dipakai dalam :

1. Tanda titik dua dapat dipakai pada akhir suatu pernyataan lengkap jika diikuti rangkaian atau pemerian.

Contoh :

Ayah memerlukan perabot rumah tangga: kursi, meja, lemari, dan tempat tidur.

Hanya ada dua pilihan bagi kita: hidup atau mati.

Tanda titik dua tidak dipakai jika rangkaian atau perian itu merupakan pelengkap yang mengakhiri pernyataan.

Contoh :

Ayah memerlukan kursi, meja, lemari, dan tempat tidur.

2. Tanda titik dua dipakai sesudah kata atau ungkapan yang memerlukan pemerian.

Contoh :

a. Ketua : Ruminto

Sekretaris         : Uung Carlota

Bendahara        : Tince Sukarti

b. Tempat Sidang : Ruang 007

Pengantar Acara          : Dudung

Hari                              : Selasa

Waktu                           : 08.30

3. Tanda titik dua dapat dipakai dalam teks drama sesudah kata yang menunjukkan pelaku dalam percakapan.

Contok :

Inem           : (meletakkan beberapa kopor)”Bawa kopor ini, Nes!”

Ines             : “Baik, Nem.”

Inem           : “Jangan lupa. Letakkan baik-baik!” (duduk di bangku panjang)

4. Tanda titik dua dipakai (1) di antara jilid atau nomor dan halaman, (2) di antara bab dan ayat dalam kitab suci, (3) di antara judul dan anak judul suatu karangan, dan (4) nama kota dan penerbit buku acuan dalam karangan.

Contoh :

Pikiran Rakyat, II (1972), 25:8

Surat Al-Maidah:51

Karangan Madtomi, Pendidikan Usia Dini: Sebuah Pengantar, sudah terbit.

Qodar, Laila. Cakupan dalam Pembelajaran Bahasa. Ciamis: Pustaka Alam, 1987.

Tags:
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply