Inilah Kelima Kandidat Sekjen PSSI Hasil Dari Seleksi Yang Dilakukan PSSI

Olahraga 0
Inilah Kelima Kandidat Sekjen PSSI Hasil Dari Seleksi Yang Dilakukan PSSI

Rudolf Paulus Yesayas, Norman Tri Aprianto,Ratu Tisha Destria, T. Alvin Papatria, dan Alief Syachviar/Foto : Kaka Dewo

Cikancah-Cyber – PSSI telah menyelesaikan seleksi calon Sekretaris Jenderal  dari 32 pelamar berhasil mengantongi lima nama  dan bakal mengikuti tes lanjutan seperti psikologi dan psikotes serta tidak lupa dilakukan tes kesehatan.  Kelima nama itu  adalah Ratu Tisha Destria, T. Alvin Papatria, Rudolf Paulus Yesayas, Alief Syachviar dan Norman Tri Aprianto.

Nama Ratu Tisha Destria tentunya tidak begitu asing bagi insan sepakbola ditanah air terutama dimasa PSSI mengalami krisis kepemimpinan sehingga lahirlah Turnamen-turnamen untuk mengisi kekosongan persepakbolaan tanah air. Dan yang paling popuer ditelinga para pecinta sepakbola adalaha gelaran Torabika Soccer Championship. Dimana Tisha (panggilan akrab) menjabat sebagai Kepala Kompetisi PT Gelora Trisula Semesta yang menjalankan kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) dan Indonesia Soccer Championship (ISC) pada tahun 2016. Pada kejuaraan pramusim, Piala Presiden 2017 Ratu Tisha masih terlibat dalam mengelola sikulit bundar ditanah air.

Calon Sekjen Selanjutnya adalah Rudolf Paulus Yesayas, nama yang tak asing bagi PSSI karena dia pernah menjabat sebagai deputi sekjen PSSI bidang hubungan luar negeri periode 2011-2013. Sementara didunia lainnya beliau pernah  mengemban pucuk pimpinan dibeberapa perusahaan multinasional di Indonesia seperti PT Asuransi Allianz Life Indonesia dan PT Schlumberger Geophysics Nusantara.

Sementara Calon Sekjen PSSI yang sebelumnya memang belum pernah berkecimpung di dunia sepakbola tanah air adalah T. Alvin Papatria yang juga sebagai direktur dan konsultan BMI Consulting dan pernah menjabat sebagai direktur BCI Asia.

Nama yang tidak asing lagi di dunia persepakbolaan adalah Alief Syachviar, saat ini bekerja sebagai konsultan pemasaran PSS Sleman. Pengalamannya di sepak bola, dia pernah menjabat direktur pengembangan pemasaran dan bisnis Madura United FC dan menjadi anggota Badan Sepak Bola Rakyat Indonesia (BASRI). Serta sebelumnya pernah mengawali karirnya sebagai reporter di salahsatu stasiun tv swasta dan berhubungan langsung dengan dunia sepakbola atau olahraga pada umumnya.

Selain muda Alief juga terkenal gigih dan penuh inovasi dalam setiap menjalankan sebuah profesinya sehinga menghasilkan karya-karya yang membawa angin segar terhadap perubahan dibidang yang dia geluti.

Sementara nama terakhir Norman Tri Aprianto. Norman, bersama mantan anggota Komite Eksekutif PSSI Tony Aprilani, mengajukan pendaftaran di detik-detik akhir penutupan masa pendaftaran sekjen pada Sabtu (20/5). Siapapun nantinya yang terpilih tentunya mengemban tugas yang tidak ringan, karena PSSI diketahui memiliki ratusan anggota yang tentunya mempunyai kelas atau kasta amatir dan profesional. Tugas Kesekjenan sangat menentukan maju dan mundurnya organisasi PSSI seperti diketahui PSSI mempunyai kepanjangan tangan Asosiasi Provinsi (Asprov) dan Asosiasi Cabang di Kab./Kota yang semuanya harus bisa disinergikan dari pusat sampai daerah.

Kendala komunikasi dan geografis selama ini memang menjadi salah satu batu sandungan dalam menjalankan program dari pusat sampai daerah.  PSSI sendiri menjadi salah satu organisasi terbesar ditanah air dengan segala hiruk pikuk serta permasalahan yang ada. Berdasarkan beberapa data dan fakta itu menjadikan tugas seorang sekjen memang tidak ringan tetapi perlu keluwesan tersendiri dalam menghadapi setiap permasalahan yang t

 

 

Tags:
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply