Nenek Asal Gunung Kidul Masuk Nominasi Aktris Terbaik ASEAN

Entertainment 0
Film Ziarah

Best Actress salah satu nominasi yang diraih Film Ziarah diajang AIFFA 2017

Cikancah-Cyber – Pada ajang ASEAN International Film Festival and Awards (AIFFA) 2017, film Ziarah mendapat empat nominasi. Film Ziarah merupakan karya sineas Yogyakarta. Keempat nominasi itu yaitu Best Film, Best Sceenplay, Best Director, dan Best Actress.

Untuk nominasi kategori Best Actress dalam film Ziarah jatuh pada Mbah Ponco Sutiyem nenek asal Gunung Kidul yang menjadi pemeran utamanya.

Nama Mbah Ponco Sutiyem kedengaran asing di telinga kita. Siapa sebenarnya Mbah Ponco Sutiyem? Nenek berusia 95 tahun ini bukanlah seorang aktris profesional dan tidak punya pengalaman berakting. Sutradara BW Purba Negara memilihnya berperan sebagai Sri dalam film Ziarah, karena menilai Ponco punya potensi akting yang bagus.

Terbukti berkat aktinya, Ponco menarik perhatian para juri AIFFA 2017 yang terdiriĀ U-Wei bin HJ Saari ( Malaysia), Maxine Williamson ( Australia), Siti Kamaluddin (Brunei), Eddie Cahyono (Indonesia), dan Raymon Red ( Filipina).

Terpilihnya Mbah Ponco Sutiyem untuk bermain di film Ziarah ini tidak terlepas dari proses pemilihan pemain yang berbeda. Dalam proses pemilihan pemain tersebut, tim dari film Ziarah berkeliling ke desa-desa untuk mencari orang-orang lansia yang memungkinkan untuk berakting.

Menurut Co-produser, “Kami mengunjungi rumah ke rumah, kami berbincang dengan mereka satu demi satu. Akhirnya kami dipertemukan dengan Mbah Ponco Sutiyem, seorang nenek berusia 95 tahun, yang di usia senjanya, beliau masih begitu bersemangat bertanam jagung di dekat rumahnya, di Kecamatan Ngawen, Kabupaten Gunung Kidul,” seperti dikutip Kompas.com Jumat (5/5/2017).

Dalam pemilihan pemain film Ziarah yang menjadi pertimbangannya bukan pada pengalaman berakting, melainkan pada autentik pengalaman hidup.

Film Ziarah sudah banyak meraih penghargaan, di antaranya Film Terbaik di Salamindanaw Film Festival 2016, Skenario Terbaik versi Majalah Tempo 2016, Nominasi Penulis Skenario di Festival Film Indonesia 2016, Nominasi Film Terbaik di Apresiasi Film Indonesia 2016 dan Kompetisi Film di Jogja Netpac Asian Film Festival 2016.

Tags:
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply