Pengertian, Ciri, dan Jenis Klausa

Artikel, Bahasa 0
Klausa

Pengertian Klausa

Cikancah-Cyber – Secara linguistik klausa adalah satuan gramatikal yang berupa kelompok kata, yang sekurang-kurangnya terdiri dari atas subjek (S) dan predikat (P) yang berpotensi menjadi kalimat. Klausa terkadang dilengkapi oleh objek (O), keterangan (K), atau pelengkap (Pel).

Klausa itu lebih lengkap dari Frasa. Klausa belumlah menjadi sebuah kalimat karena tidak mempunyai intonasi akhir.

Untuk membedakannya dengan frasa dan kalimat, klausa dapat dikenali dari beberapa ciri berikut ini :

  1. Memiliki satu predikat
  2. Tidak memiliki intonasi akhir
  3. Jika ditambah intonasi akhir maka akan menjadi sebuah kalimat
  4. Klausa merupakan bagian dari kalimat plural

Klausa dapat dibedakan berdasarkan kategorinya masing-masing. Pembagian klausa didasarkan pada beberapa kelompok, yaitu berdasarkan strukturnya, berdasarkan unsur yang menjadi predikatnya, dan berdasarkan fungsinya.

Berdasarkan strukturnya, klausa dapat dibedakan menjadi klausa bebas dan klausa terikat. Kategori ini berkaitan dengan kemungkinan klausa untuk menjadi sebuah kalimat.

Klausa Bebas

Klausa bebasa adalah klausa yang berpotensi menjadi sebuah kalimat karena memiliki subjek dan predikat. Jenis klausa ini disebut juga sebagai klausa utama atau induk kalimat. Ciri khusus dalam klausa bebas adalah tidak adanya pemakaian konjungsi. Contoh :

  • Andien menangis
  • Elis sangat cantik
  • Ayah mencangkul

Klausa Terikat

Klausa terikat adalah klausa yang tidak memiliki susunan yang lengkap seperti klausa bebas. Sehingga klausa ini tidak berpotensi menjadi sebuah kalimat. Jenis klausa ini disebut juga sebagai klausa bawahan atau anak kalimat. Klausa terikat dapat diidentifikasi adanya penggunaan konjungsi di depannya. Contoh ;

  • Maka mereka pun beramai-ramai ke kantor kecamatan
  • Supaya Tia sembuh
Tags:
Rate this article!
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply