Tips Membesarkan Anak yang Bahagia

Artikel, Pendidikan 0
Tips Membesarkan Anak

Tips Membesarkan Anak Bahagia

Cikancah-Cyber – Jadilah orangtua yang baik bagi anak-anak. Suatu kewajaran orangtua akan selalu menjadi panutan bagi anak-anaknya. Memang menjadi suatu kewajiban menjadi orangtua yang baik.

Salah satu orangtua yang baik adalah membesarkan anak-anaknya menjadi seorang pribadi yang bahagia. Ada beberapa tips atau cara yang dapat membantu dalam membesarkan anak, yaitu:

Memiliki Selera Humor

Mengajak anak bercanda, akan membuat mereka menjadi pribadi yang sukses dalam kehidupan sosialnya. Saat orangtua melontarkan topik yang lucu, maka akan memicu anak untuk berpikir lebih kreatif, dan bisa mengelola setres.

Selalu Berpikir Positif

Sebagai orangtua harus bisa menghindari dan menampakkan tidak emosi negatif. Janganlah berlaku kasar saat mengurus anak. Jika sering dilakukan maka akan menghasilkan dan menumbuhkan anak-anak yang agresif. Sikap agresif anak akan berlanjut seumur hidup.

Kembangkan Self Compassion

Sebuah penelitian menunjukkan Self Compassion (memberikan pengertian pada diri sendiri) saat mengalami kesulitan merupakan suatu hal yang penting. Orangtua dapat menggunakan Self Compassion saat mengalami kesulitan membesarkan anak. Dengan begitu dapat menjadi teladan bagi anak-anak.

Memperhatikan Kesehatan Mental

Terkadan sebagai orangtua pernah menglami depresi atau stres. Maka segeralah mencari solusinya. Jangan biarkan dalam merawat anak dalam keadaan tidak baik. Karena akan berkontribusi pada stres anak, terutama pada anak prasekolah.

Tidak Menargetkan Kesempurnaan

Di dunia ini tidak ada yang sempurna. Begitu pula dalam membesarkan anak. Orangtua yang selalu percaya bahwa masyarakat selalu mengharapkan kesempurnaan, maka mereka cenderung kurang percaya diri dalam mengurus anak. Berusaha hilangkan berbagai tekanan, dan jadilah orangtua yang santai.

Kenali Anak-Anak

Dalam menbesarkan anak, jangan menggunakan metode yang sama. Tiap anak memiliki ciri khas sendiri atau masing-masing dan memiliki penanganan yang berbeda. Sebagai contoh anak yang memiliki kesulitan mengatur emosinya, maka membutuhkan bantuan ekstra dari orangtuanya.

Tags:
Rate this article!
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply