Kemendikbud akan Kaji Ulang Kebijakan 5 Hari Sekolah

Berita, Pendidikan 0
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 23 Tahun 2017 tentang Hari Sekolah

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 23 Tahun 2017 tentang Hari Sekolah

Cikancah-Cyber – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan mengkaji ulang dan mengevaluasi kebijakan 5 hari sekolah atau Full Day School dengan waktu 8 jam per hari. Keputusan mengevaluasi kebijakan tersebut sesuai dengan rekomendasi rapat kerja antara Komisi X DPR RI dan Kemendikbud.

“Kita kan kemarin hasil raker dengan Komisi X jelas kalau di situ harus dikaji ulang, pasti kita kaji ulang. Karena kita dengan Komisi X enggak mungkin kalau ada rekomendasi kaji ulang itu, kita enggak lakuin,” kata Kepala Biro Komunikasi Kemendikbud Ari Santoso.

Menurut Ari, kebijakan ini sudah dicoba ke 9.600 sekolah di Tanah Air. Ia mengklaim seluruh sekolah tersebut dengan sukarela menerapkan kebijakan ini. “Kita sebenernya tahun ini sudah jalan pak menteri targetkan 5 ribu tapi sudah jalan 9.600 sekolah yang sudah menjalankan,” jelasnya.

Seperti diketahui, kebijakan dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 23 Tahun 2017 tentang Hari Sekolah yang mengatur sekolah lima hari dalam seminggu dinilai belum bisa berjalan. Mendikbud Muhadjir Effendy diminta untuk mengkaji ulang kebijakan lima hari sekolah dalam seminggu.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 23 Tahun 2017 tentang Hari Sekolah banyak menimbulkan pro dan kontra dari berbagai kalangan. Oleh karena itu perlu disikapi kembali pemberlakuannya.

Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PKS Ledia Hanifa Amaliah mengatakan, “Permen (Peraturan Menteri) ini tidak bisa digunakan, harus dikaji ulang, kalau dipaksakan ini harus benar-benar dilihat kembali.”

Menurut Ledia, dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ada pasal yang berbenturan dengan beberapa sisi positif. Seperti jam istirahat yang hanya ditambahkan setengah jam dalam satu hari. Ia tak sepakat dengan penambahan itu. Sebab, kemampuan atau konsentrasi anak-anak dalam menyerap ilmu dengan baik optimalnya hanya tiga sampai dua jam.

Tags:
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply