Orang Tua Diharapkan Dampingi Anak di Hari Pertama Sekolah Tahun Pelajaran 2017/2018

Pendidikan 0
Hari Pertama Sekolah (HPS)

Hari Pertama Sekolah (HPS) (Foto: Istimewa)

Cikancah-Cyber – Tahun Pelajaran baru 2017/2018 akan dimulai pada 17-18 Juli 2017. Orang tua diharapkan hadir pada hari pertama anak sekolah.

Dalam keterangan tertulis dari Kemdikbud, Rabu (12/7/2017), diharapkan orang tua hadir untuk bertemu dengan wali kelas guna memperoleh informasi tentang program pengenalan lingkungan sekolah bagi siswa baru. Selain itu, informasi tentang program intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler, serta tata tertib sekolah.

Pada saat itu, orang tua diharapkan saling berkenalan dengan sesama orang tua, saling bertukar nomor kontak (narahubung), membentuk paguyuban orang tua, serta menyepakati teknis komunikasi antara orang tua dan pihak sekolah (wali kelas).

Selain itu, diharapkan dapat tercipta suasana ramah, aman, dan nyaman, dimulai dengan serangkaian program pengenalan lingkungan sekolah.

Tata caranya tertuang dalam peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru.

Praktisi pendidikan Retno Listyarti mengimbau pihak sekolah harus memperhatikan kelayakan sekolah, terutama dalam menyosialisasi program pengenalan lingkungan sekolah.

Baca Juga : Orang Tua Wajib Pahami Program Pengenalan Lingungan Sekolah

“Harus memperhatikan itu, apalagi banyak sekolah di Indonesia yang sarana dan prasarananya tak memadai untuk anak betah di sekolah,” kata dia dalam kesempatan terpisah.

Terkecuali, kata dia, sekolah tertentu sudah menyediakan secara sarana dan prasarana yang memadai. Karena itu, peserta didik merasakan nuansa berbeda dalam mendapatkan pendidikan.

“Kecuali diterapkan di sekolah tertentu yang secara sarana dan prasarana bermain, beribadah, istirahat memadai. Juga memiliki kantin yang sehat dan layak,” ucap dia.

Melalui program pengenalan lingkungan sekolah ini, siswa diharapkan memiliki motivasi dan minat belajar yang tinggi dan memiliki kesiapan untuk mengikuti program pembelajaran di sekolah tersebut.

Kolaborasi orang tua dan anak, katanya, diyakini dapat menumbuhkan karakter siswa. “Agar semua pihak dapat mendukung program pendidikan karakter yang menjadi perhatian khusus Kemdikbud,” tutur Retno.

Sumber : detik.com
Tags:
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply