Ternyata ini Penyebab Hari Minggu Ditetapkan Sebagai Hari Libur

Unik & Aneh 0
Hari Minggu (Sunday)

Hari Minggu (Sunday) (Foto: Ilustrasi/Pixabay)

Cikancah-Cyber – Hari Minggu merupakan hari yang ditunggu-tunggu oleh banyak orang. Karena hari Minggu merupakan hari istirahat atau hari libur setelah enam hari bekerja di kantor atau bersekolah. Minggu ditetapkan sebagai hari libur oleh beberapa negara di dunia.

Selidik punya selidik ternyata sebenarnya, liburan hari Minggu berasal dari suatu tradisi Romawi Kuno di Italia.  Menurut bangsa Romawi, hari yang mengawali setiap pekan adalah Minggu dan bukan hari Senin.

Selain itu, orang Romawi Kuno beribadah di hari Minggu. Saking tidak inginnya melewatkan ibadah, mereka menghentikan segala kegiatan untuk beribadah dan ditandai hari itu dengan warna merah.

Maka dari itu, mereka menetetapkan hari Minggu sebagai hari libur dan menandai hari Minggu juga sebagai hari bersejarah lainnya.

Hal ini berlaku di hampir seluruh negara di dunia, kecuali beberapa negara muslim seperti Arab yang menerapkan Jumat sebagai hari liburnya. Karena beranggapan bahwa hari Jumat merupakan hari terbaik diantara hari-hari yang lain untuk beribadah.

Sedangkan umat Yahudi berbeda, mereka menggunakan hari Sabtu sebagai hari libur karena berasalan hari Sabtu merupakan hari yang spesial untuk beribadah kepada tuhan.

Menurut catatan, bangsa Romawi adalah bangsa yang menguasai banyak negara di Benua Eropa. Di antaranya Belanda, Inggris, Prancis, Jerman dan negara lainnya. Sehingga tradisi liburan hari Minggu juga diterapkan di negara jajahan Romawi.

Mengapa Indonesia juga menerapkan hari Minggu sebagai hari libur? Hal ini dikarenakan Belanda pernah menjajah Indonesia selama 350 tahun. Kemudian orang-orang Belanda di Indonesia menerapkan tradisi libur di hari Minggu.

Sampai sekarang, tradisi libur di hari Minggu masih dipakai di Indonesia dan beberapa negara lainnya. Dengan alasan, orang-orang sudah bekerja keras selama enam hari, sehingga mereka membutuhkan waktu untuk rehat alias berlibur bersama keluarga.

Tags:
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply