Benarkah Najwa Shihab Bakal Jadi Menteri di Kabinet Jokowi?

Berita, Nasional 0
Najwa Shihab

Najwa Shihab (Foto: Instagram/@najwashihab)

Cikancah-Cyber – Secara resmi Najwa Shihab tak memperpanjang kontrak sebagai pembawa acara Program Reality Show ‘Mata Najwa’. Banyak publik yang kecewa terhadap program itu yang tak dipandu Najwa Shihab.

Di akun twitternya Najwa menyatakan bahwa Eksklusif Bersama Novel Baswedan menjadi episode live terakhir Mata Najwa, yang tayang pada 26 Juli 2017.

Mata Najwa akan menayangkan beberapa episode lama hingga akhir Agustus ini. Selain itu, Najwa juga mengumumkan bahwa Agustus akan jadi bulan terakhir baginya bekerja di Metro TV. Ini menjadi akhir dari perjalanan kariernya selama 17 tahun menjadi reporter dengan kode 01 di Metro TV.

Namun di balik itu semua tersiar rumor wanita kelahiran Makassar, 16 September 1977 itu disebut pantas untuk menduduki kursi Menteri Sosial (Mensos) di Kabinet Jokowi menggantikan Dra Khofifah Indar Parawansa.

Najwa Shihab mengaku kaget mendengar rumor kalau dirinya akan menjadi Menteri Sosial. Terlebih lagi rumor makin bergulir setelah surat kabar Indo Pos, hari ini (11/8), menurunkan headline di halaman muka berjudul: “Najwa Shihab Jadi Mensos”.

“Saya tidak tahu dari mana Indo Pos dapat informasi tersebut. Perlu juga saya tegaskan, mereka tidak mewawancarai saya untuk konfirmasi,” kata Najwa.

Najwa menyesalkan rumor yang diolah menjadi headline itu. Ia mengaku sangat kerepotan menjawab ucapan selamat, saran hingga usulan program yang berdatangan melalui berbagai saluran, baik itu media sosial sampai pesan singkat.

Najwa mengaku tidak tahu siapa yang menghembuskan rumor itu. Ia mengaku beberapa waktu terakhir ini memang sering ke Istana, namun tidak ada urusannya dengan reshuffle.

Seringnya Najwa ke istana, karena Najwa didapuk sebagai Duta Baca oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (PNRI) pada 2016 lalu. Ia terpilih sebagai Duta Baca untuk periode 2016-2020 setelah melalui seleksi dari dewan juri dan polling di masyarakat. Itulah mengapa Najwa dalam setahun terakhir ini sangat intens terlibat dalam kegiatan-kegiatan literasi.

“Jadi kalau ada yang membuat rumor saya jadi menteri karena ada yang bocorin saya sering ke Istana, itu informasi yang tidak lengkap. Saya ke Istana dalam kapasitas sebagai Duta Baca, dalam rangka menyiapkan berbagai program literasi. Saya sangat terbantu dengan Pak Pratikno yang memang seorang pendidik, dosen, sehingga mudah nyambungnya kalau bicara isu pendidikan, tepatnya literasi,” pungkas Najwa.

Tags:
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply