Menkominfo Ikuti Karnaval Pesona Parahyangan

Berita, Nasional 0
Karnaval Pesona Parahyangan

Karnaval Pesona Parahyangan (Foto:Kemenkominfo)

Cikancah-Cyber – Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara bersama Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo serta sejumlah Menteri Kabinet Kerja memeriahkan Karnaval Pesona Parahyangan yang berlangsung di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (26/08/2017) kemarin.

Dengan mengenakan baju adat Alor, Menteri Kominfo ingin memaknai keberagaman dan kesatuan dengan semangat membangun wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal). Baju adat Alor dikenakannya karena pada tanggal 16 Agustus 2017 lalu, Menteri Rudiantara dinobatkan menjadi sesepuh warga Alor dengan upacara penobatan di Rumah Dinas Bupati Alor, NTT.

#KarnavalPesonaParahyangan merupakan Puncak Perayaan HUT ke-72 Republik Indonesia yang menampilkan ragam budaya tiap provinsi. Dengan tema “Nyalakan Api Semangat Kerja Bersama”, Presiden beserta Ibu Negara menem,puh perjalanan sejauh 2,2 km dari Gedung Sate menggunakan Kareta Pancasila. Kereta Pancasila itu menyiratkan makna budaya kerja dan gotong royong dalam laku budaya kebersamaan.

Rangkaian karnaval bertolak dari Gedung Sate pada pukul 14.20 WIB itu tiba di Taman Vanda pada pukul 15.30 WIB.  Presiden yang mengenakan beskap ungu dan iket kepala Makuta Sinatria serta kudjang naga salapan lobang didampingi Ibu Iriana yang tampil dengan kebaya berwarna ungu menyaksikan karnaval dari podium yang telah disediakan. Menteri Kominfo bersama sejumlah Menteri dan jajaran pimpinan daerah turut menyaksikan gelaran karnaval itu.

Para peserta karnaval tersebut kemudian melanjutkan perjalanan hingga alun-alun Bandung yang berjarak 3 km dari Taman Vanda sehingga total jarak yang ditempuh oleh peserta karnaval adalah 5,2 km. Selain menyaksikan karnaval, Presiden juga mempersilakan warga Bandung yang berada di taman tersebut untuk berswafoto dengan dirinya.  Terdapat 43 kontingen dari berbagai unsur lintas budaya, komunitas, provinsi, kota/kab akan terlibat dalam #KarnavalPesonaParahyangan.

Sementara itu dalam kesempatan terpisah, Menteri Sekretaris Negara Pratikno menjelaskan berbagai potensi yang ada dalam kegiatan karnaval kemerdekaan kali ini. Salah satunya adalah membangun nilai-nilai sosial yang ada di masyarakat Tanah Air. “Yah banyak sekali, yang jelas ini sebagai basis kultural yang luar biasa dengan kekayaan kita. Kemudian ini membangun kekuatan sosial yang luar biasa seperti solidaritas, toleransi, dan lain-lain, tapi jangan lupa juga politik,” ujarnya.

Pratikno pun menyatakan pemerintah akan terus mengajak rakyat Indonesia untuk bekerja sama menghadapi era kompetisi di masa mendatang. “Kita konsisten ya, pesan kita jelas sebagai bangsa majemuk kita bersama harus melakukan lompatan kemajuan, bersaing dalam persaingan global yang ketat,” ungkapnya.

Sumber: Kementerian Komunikasi dan Informatika

Tags:
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply