Sekolah Lima Hari untuk Pemenuhan Beban Kerja Guru

Berita, Pendidikan 0
Mendikbud

Mendikbud (Foto: Dok.CC)

Cikancah-Cyber – Menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) yang digalakan pemerintah saat ini tidak akan memengaruhi kurikulum dan jam belajar yang telah ada.

Mendikbud mengimbau sekolah tidak dibenarkan menambah jam belajar pada siswa. “Tidak ada perubahan kurikulum yang dipakai, tetap Kurikulum 2013 atau K-13, bagi yang belum menerapkan K13 bisa menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan,” kata Muhadjir.

Dalam implementasinya PPK dapat diberlakukan dengan masing-masing satuan pendidikan. Pada kurikulum 2013 yang dilaksanakan lima hari, anak-anak SD selesai belajar pukul 12.10, sedangkan untuk SMP selesai pukul 13.20. Setelah itu mereka bisa pulang dan melanjutkan dengan kegiatan ekstrakurikuler.

“Kalau untuk kurikulum 2013 yang dilaksanakan lima hari, anak-anak SD selesai belajar pukul 12.10, sedangkan untuk SMP selesai pukul 13.20. Setelah itu mereka bisa pulang dan melanjutkan dengan kegiatan ekstrakurikuler. Bisa di sekolah, bisa juga di luar sekolah seperti mengaji di madrasah diniyah,” lanjutnya.

Kebijakan sekolah lima hari pada dasarnya diberlakukan untuk jam kerja guru, bukan jam belajar siswa. Hal tersebut telah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 19 Tahun 2017 yang merupakan perubahan dari PP Nomor 74 Tahun 2008.

“Lima hari sekolah, dengan delapan jam dalam satu hari, bukan diperuntukkan bagi siswa,” tegas Muhadjir lagi.

Tags:
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply