Beberapa Aplikasi Besar Ini Juga Diblokir oleh Pemerintah China

Aplikasi, Teknologi 0
Aplikasi yang diblokir China

Aplikasi yang diblokir China (Foto: YouTube)

Cikancah-Cyber – Pemerintah China memang terkenal memiliki aturan yang sangat ketat dalam memproteksi dan menyensor terhadap aplikasi asing. WhatsApp bukanlah aplikasi pertama yang menjadi korban pemblokiran oleh pemerintah China. Sebelumnya sudah banyak aplikasi dan situs yang dilarang masuk ke China, termasuk Facebook.

Pemerintah Negeri Tirai Bambu terus memperkuat sensor negaranya yang dikenal sebagai Great Firewall, meniru istilah peninggalan sejarah terkenal di China, Great Wall (Tembok Besar China).

Berikut ini beberapa aplikasi dan website populer yang sudah secara resmi tak mendapat izin untuk masuk ke China :

Google

Berbagai layanan dari Google ini tidak bisa diakses dari China. Fitur seperti layanan mail Gmail hinga mesin pencarian Google, semua tidak bisa diakses dan digunakan di China.

Facebook

Media sosial milik Mark Zuckerberg, Facebook, sudah tak bisa diakses di China sejak 2009. Saat itu, popularitas Facebook tengah melambung tinggi di dunia. Pemerintah China segera membentengi negaranya. Kebijakan ini membuat aplikasi media sosial lokal China berkembang.

Instagram

Instagram merupakan media sosial bagian dari Facebook ini pun ditolak pemerintah China setelah protes kelompok pro-demokrasi di Hongkong pada 2014 lalu mencuat. Seperti yang dilaporkan oleh The Verge, Instagram digunakan untuk mempopulerkan gerakan protes tersebut lewat #OccupyCentral.

Twitter

Twitter menjadi salah satu apllikasi yang menjadi momok bagi pemerintah China. Hal ini dikarenakan oleh pada tahun 2009 yang lalu telah terjadi perisitwa Arab Spring dan juga Revolusi Hijau Iran yang telah diperolopori dari media sosial ini.

Snapchat

Layana media sosial yang populer di kalangan generasi muda ini juga tidak mendapatkan tempat dan telah mendapatkan penolakan dari pemerintah China.

Pinterest

Pinterest pun telah mendapatkan larangan dari pemeritah China. Dengan alasan meatarbelakangi kebijakan untuk perlindungan pasar di dalam negeri daripada alasan politik.

Website

Ribuan dan hasil pencarian Website telah disensor. Website yang telah disensor ini tidak hanya terkait dengan pornografi saja, tapi situs yang telah memberikan kritikan terhadap pemerintah Komunis China ataupun yang mengangkat isu sensitif seperti hak asasi manusia pun turut diblokir.

Sebenarnya masyarakat China masih bisa mengakses laman-laman dan aplikasi di atas menggunakan VPN yang sudah disetting terlebih dahulu. Namun belakangan ini pemerintah China pun sudah berencana untuk memblokir berbagai layanan VPN yang ada di negaranya tersebut.

Langkah yang diambil pemerintah China ini justru tak menunjukkan niat China untuk membuka dirinya kepada publik dunia. Padahal China menyatakan akan lebih membuka ekonominya kepada dunia. Bahkan, WTO (Organisasi Perdagangan Dunia PBB) juga mendesak pemerintah China agar membuat perdagangannya lebih terbuka.

Tags:
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply