Bupati Kukar Ditetapkan Sebagai Tersangka Suap dan Gratifikasi

Berita, Nasional 0
Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Kalimantan Timur, Rita Widyasari

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Kalimantan Timur, Rita Widyasari (Foto: Twitter)

Cikancah-Cyber – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, Rita Widyasari resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Politikus dari Partai Golkar itu, dianggap melakukan dugaan suap dan gratifikasi.

KPK juga menetapkan tersangka lainnya, yakni Komisaris PT Media Bangun Bersama (MBB) Khairudin dan Hari Susanto Gun selaku Direktur Utama PT SGP (Sawit Golden Prima).

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Basaria Panjaitan mengatakan, Hari Susanto Gun (HSG) memberikan uang sebesar Rp 6 miliar kepada Rita terkait suap pemberian operasi untuk keperluan inti dan plasma Perkebunan Kelapa Sawit di Desa Kupang Baru, Kecamatan Muara Kaman kepada PT SGP.

“Uang diduga diterima sekitar bulan Juli dan Agustus tahun 2010, dan diindikasikan ditujukan untuk memuluskan proses perizinan lokasi terhadap PT SGP,” kata Basaria.

Tak hanya kasus penerimaan suap, Rita bersama Khairudin juga diduga menerima gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan Rita sebagai penyelenggara negara.

“Keduanya diduga bersama-sama menerima gratifikasi uang sebesar $ 775 ribu atau setara Rp 6,97 miliar terkait sejumlah proyek di Kutai Kartanegara selama jabatan tersangka,” sambung Basaria.

Atas perbuatannya, Rita dijerat pasal 12 huruf a atau 12 huruf b atau pasal 11 UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Tipikor sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 tahun 2001.

Sedangkan Hari Susanto Gun sebagai pemberi suap dikenakan pasal 5 ayat 1 huruf a atau pasal 5 ayat 1 huruf b atau pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tipikor sebagaimana diubah dalam UU Nomer 20 tahun 2001.

Sedangkan, dalam penerimaan gratifikasi, Rita dan Khairudin juga disangka melanggar pasal 12 huruf B UU Tipikor jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Tags:
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply